by

Polisi Narkoba Divonis Ringan

Ambon, BKA- Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Ambon memvonis ringan Djoni Warter De Fretes alias Joni, terdakwa dalam kasus narkotika jenis sabu-sabu di persidangan, Rabu (2/9).

Terdakwa yang merupakan anggota Polri ini dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika sebagaimana diatur dalam pasal 127 Ayat (1) Huruf A UU no 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Didalam amar putusan majelis hakim, terdakwa yang bermukim di Jl. Mutiara no.87 RT.002/RW 003, Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon ini divonis bersalah dan dihukum selama satu tahun penjara.

“Mengadili, menyatakan, terdakwa bersalah sesuai dengan pasal 127 UU Narkotika dan terdakwa di penjara selama satu tahun di potong masa tahanan,” ungkap ketua majelis hakim, Ahmad Hukayat didampingi Ismael Wael dan Rahmad Sela sebagai hakim anggota, sedangkan dihadiri Penasehat Hukum terdakwa, Robert Lesnussa.

Yang memberatkan, terdakwa adalah anggota Polri yang harus menjadi garda terdepan dalam memberantas narkoba di kalangan masyarakat, sedangkan yang meringankan, terdakwa berlaku sopan di persidangan dan mengakui perbuatannya.

Putusan majelis hakim ini lebih ringan daripada tuntutan JPU S. Aryani yang sebelumnya menuntut terdakwa supaya di penjara selama 1,6 Tahun.

Kasus ini,bermula 6 Maret 2020, sekitar pukul 00.25 WIT bertempat di jalan W.R Supratman No.1 Kelurahan Uritetu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon tepatnya di parkiran Hotel Amans.

Awalnya anggota polisi dari Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease menangkap saksi Jhony Thoipilus Iuamase, dari hasil interogasi, saksi mengatakan kalau mendapat narkoba dari terdakwa dengan cara membeli. Setelah mendengar keterangan saksi, petugas bergegas menangkap terdakwa.

“ Dari barang bukti yang digeledah polisi, masing-masing, Rp.1.050.000, satu buah pipet korek api gas, satu buah gulungan sabu dengan ukuran plastik kecil dililit selotif warna hitam,HP OPPO dan VIVO, dan beberapa barang bukti lainnya,” ungkap JPU dalam berkas dakwannya. (SAD)

 

Comment