by

Polisi Ringkus Dua Mucikari Prostitusi Online

Ambon, BKA- Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease meringkus dua mucikari berinisial AW (21) dan WIL (20) yang diduga dalam kasus perdagangan gadis di bawah umur melalui jejaring sosial.

Kasat Reskrim Polresta Pulau Ambon dan pulau-pulau Lease AKP Mido J Manik, kepada wartawan di Mapolresta, Selasa (1/9) menjelaskan, tindak pidana perdagangan orang atau perlindungan anak ini terjadi sekitar pertengahan bulan Juli 2020, dimana kedua pelaku berkenalan dengan korban yang baru berusia 16 tahun.

Korban karena terpengaruh dengan ajakan kedua pelaku, akhirnya memilih tinggal serumah dengan para pelaku di kawasan Jalan Baru, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Dari kesempatan tersebut, kedua pelaku kerap menawarkan jasa layanan seks kepada pelanggan melalui jejaring sosial MI Chat.

“Awalnya pelaku berkenalan dengan korban, kemudian pelaku mengajak korban untuk tinggal bersama selama sekitar dua minggu semenjak pertengahan bulan Juli 2020, selanjutnya pelaku mencarikan pelanggan untuk korban melalui aplikasi MI CHAT yang dilanjutkan dengan persetubuhan antara pelanggan dengan korban,” ungkap Manik.

Selanjutnya, para pelaku dalam aksi bejatnya, memasang tarif berhubungan badan dengan korban sebesar Rp 200-300 ribu. Dari hasil bayaran yang korban dapatkan, pelaku menerima uang Rp 50-150 ribu.

Manik mengaku, Setelah melakukan proses pemeriksaan saksi-saksi, penyitaan barang bukti yakni tiga buah baju perempuan dan satu HP, penyidik menemukan alat bukti yang cukup. Selanjutnya kedua pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan langsung di tahan di Rutan Polresta Ambon.
“Kedua tersangka disangkakan dengan Pasal 2 ayat (1) UU RI Nomor: 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan atau Pasal 88 Jo. Pasal 76 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” pungkasnya.
(SAD).

Comment