by

Polisi Tahap II Kasus KDRT

Ambon, BKA- Polres Pulau Buru resmi menyerahkan berkas perkara dan tersangka Maren Ruhulessin/Seleky (25) , yang dijerat dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap suaminya sendiri Tenci Lesnusa, ke Kejari Buru, sejak Jumat (14/8) pekan lalu. “Kasusnya sudah penyerahan tahap II di Kejaksaan Buru,” kata Wakapolres Pulau Buru, Kompol Bahcri Hehanussa, kepada Koran ini, melalui selulernya Jumat kemarin

Menurut Hehanussa, pelimpahan itu dilakukan setelah penyidik kejaksaan menyatakan berkas perkara tersebut lengkap atau P21. “Karena JPU bilang berkas perkara sudah lengkap makanya kita Tahap II,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Koran ini, kejadian penusukan itu bermula ketika pada pukul 16.00 WIT tersangka yang mendengar korban yang akrab disapa Toni dan merupakan staf Desa Mepa ini terlibat perselingkuhan dengan seorang guru berinisial JW.

Tersangka pun langsung mendatangi korban yang lagi asyik minum sopi bersama rekan-rekannya di rumah keluarga Reinkarnasi Solissa guna menanyakan perihal dugaan perselingkuhan suaminya itu. Ternyata tersangka tidak datang dengan membawa pisau dapur.

Ketika bertemu dengan suaminya, terjadilah aduh mulut antara keduanya, bahkan terjadi saling pukul. Akhirnya Tersangka pun langsung menancapkan pisau dapur yang dibawahnya ke tubuh korban sehingga korban pun mengalami dua luka yang cukup serius di bahu sebelah kiri dan perut sebelah kiri.

Usai menusuk korban, tersangka pun langsung melarikan diri. Namun, jajaran Polsek Leksula yang mengetahui insiden itu langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) dan berhasil mengamankan tersangka yang bersembunyi di kolom tempat tidur beserta barang bukti ke Mapolsek Leksula.

Sementara itu, korban yang dalam kondisi bercucuran darah langsung dilarikan oleh keluarga dan Pemerintah Desa setempat ke Puskesmas Leksula guna mendapatkan pertolongan medis. (SAD)

Comment