by

Polresta Ambon Kembali Ringkus Satu Pelaku Prostitusi Online

Ambon, BKA- Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease kembali meringkus satu pelaku tindak pidana prostitusi Online dengan aplikasi Michat inisial DA.
Penangkapan ini, setelah sebelumnya Satreskrim Polresta Ambon menangkap dua orang rekannya yang terlibat satu tindak pidana mucikari prostitusi online.

Pelaku berinisial DA yang merupakan warga Kebun Cengkeh, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, berhasil dimankan Polisi lantaran terbukti menjadi mucikari dengan menawarkan jasa gadis dibawah umur menggunakan aplikasi Mi Chat.

Kasat Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKP Mido J Manik kepada wartawan Selasa (8/9) mengungkapkan, penangkapan dilakukan pada Senin (31/8) lalu. Kemudian dari pengembangan kasus, pelaku terbukti melakukan tindak pidana perdagangan orang dan perlindungan anak yang korbannya merupakan anak dibawah umur sehingga pelaku akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Manik, tersangka DA dengan dua tersangka sebelumnya saling mengenal, hanya saja kasusnya berbeda dengan korban yang juga berbeda.
“Tersangka DA dan tersangka sebelumnya memang saling mengenal namun kasus dan korbannya berbeda,”jelasnya.

Dia menjelaskan, modus operandi tersangka, yakni dengan menawarkan jasa seks Via Aplikasi MI Chat. Lewat aplikasi tersebut Tersangka mencarikan pelanggan untuk korban yang baru berusia 17 tahun, dengan tarif sekali kencan berkisar antara Rp 400.000-600.000.
“Satu kali kencan berkisar pelaku memasang tarif dari Rp.400.000 – 600.000 ribu dan dari hasil bayaran yang korban terima, tersangka meminta uang sekitar Rp.100.000-Rp.200.000,”beber perwira Polri tiga balok emas di pundak itu.

Dikatakanya, tersangka mengaku jasa seks tersebut telah berlangsung dengan TKP terakhir di Penginapan Tiara Jalan Sam Ratulangi kecamatan Sirimau Kota Ambon pada bulan Juli lalu.

Setelah dilakukan pemeriksaan intens, tersangka dinyatakan terbukti melakukan tidak pidana perdangan orang dan perlindungan anak, sebagaimana yang dimaksud pada Pasal 2 ayat (1) UU RI No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan atau Pasal 88 Jo Pasal 76i UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 506 KUHPidana.

“Kini tersangka sudah mendekam di Rutan Polresta Ambon, guna pemeriksaan lanjut,” tandasnya.(SAD).

Comment