by

Polsek Leihibar Redam Konflik di Perbatasan

Ambon, BKA- Kepolisian Sektor (Polsek) Leihitu Barat (Leihibar), Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, terus melakukan antisipasi peredaman konflik di daerah perbatasan di Wilayah Hukumnya.
Hal ini terbukti, setelah Kapolsek Leihitu Barat, IPTU Johan Anakotta memboyong unsur Muspika di dua Wilayah perbatasan yakni Kecamatan Leihitu Barat dan Kecamatan Teluk Ambon untuk Duduk Bacarita Kamtibmas Dalam Rangka menciptakan situasi kondusif selama pandemi Covid-19 di perbatasan Negeri Laha dan Negeri Hatu (Ujung Bandara).

Kegiatan tersebut diselenggarakan di depan Kantor Polsek Kawasan Bandara Pattimura, Jln. Dr. J Laimena,Tawiri,tepatnya di Cricia Guesta House dan Restaurant, pada Rabu (12/8).

Kegiatan yang dipandu moderator Brigpol Sendy, turut di hadiri, Camat Leihibar, Camat Teluk Ambon, Danramil Leihitu dan Leihitu Barat, Danramil Baguala, Kapolsek Teluk Ambon, Kapolsek Kawasan Bandara, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas Negeri Hatu, Laha, Tawiri, para kepala desa di dua Kecamatan, Tokoh Agama dan unsur pimpinan lainnya di Kecamatan tersebut.

Kapolsek Leihibar, IPTU Johan Anakotta, selaku penanggungjawab dan fasilitator kegiatan tersebut kepada Wartawan mengatakan, tujuan dari dilaksanakan kegiatan Duduk Bacarita Kamtibmas ini untuk menciptakan situasi kondusif yang aman terkendali di wilayah hukum Polsek Leihibar terkhususnya diperbatasan antara Leihibar dengan Kecamatan Teluk Ambon, karena beberapa waktu lalu terjadi perkelahian antara masyarakat Negeri Hatu dan Negeri Laha tepatnya di ujung Bandara Pattimura Ambon.

Menurut Anakotta, lokasi yang kerap terjadi perkelahian yaitu ujung Bandara Pattimura,karena itu dimintakan untuk semua pihak terlibat dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara hidup aman dan damai di dalam wilayah ini.

“Sebab, perkelahian antara kedua kelompok itu semata-mata bukan hanya tanggungjawab Kapolsek saja, tapi ini adalah tanggungjawab semua pihak termasuk di dua kecamatan ini,” jelasnya.

Kapolsek melanjutkan, menyikapi persoalan-persoalan tersebut, membuat Polsek Leihitu terpanggil untuk mengadakan duduk Bacarita Kamtibmas dengan melibatkan para petinggi-petinggi di dua kecamatan dimaksud dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan ini yakni untuk semua perserta yang hadir, ketika pulang ke negeri masing-masing agar dapat memberikan edukasi yang positif kepada masyarakat.

“Intisarinya adalah, jika ada masalah pribadi, biarkan diselesaikan secara pribadi, jangan dibawa kepada kelompok bahkan berimbas sampai antar kampung. Dan yang selama ini terjadi, jika masyarakat yang mengalami masalah pribadi, mereka pulang ke kampung kemudian menghasut orang lain untuk membuat keributan. Hal ini lah yang menjadi temuan kita dilapangan. Dan harus kita putus mata rantai itu,” tegasnya.

Polisi dengan dua balok emas di pundak itu menambahkan, semoga dari acara Duduk Bacarita Kamtibmas ini, ke depan tidak lagi terjadi hal-hal yang seperti terjadi saat ini.

“Ke depan kalau ada terjadi hal-hal seperti ini, baik itu masalah pribadi, atau kelompok laporkan saja ke pihak kepolisian, ada Polsek Leihibar, Polsek Kawasan Bandara dan Polsek Teluk Ambon yang bisa menangani masalah tersebut. Sehingga tidak terjadi keributan ditengah masyarakat, apalagi saat ini pemerintah sedang berjuang untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,”pungkas Anakotta.(SAD).

Comment