by

Pos TNI Waringin Ditarik

Warga Resah

Ambon, BKA- Memang kondisi keamanan sudah semakin kondusif, paska Maluku dilanda konflik sosial beberapa tahun lalu. Namun trauma masih tersisa disebagian warga, terutama di Kota Ambon.

Tiba-tiba timbul kecemasan disebagian hati warga, terutama kalangan ibu-ibu, terhadap kondisi keamanan, setelah Pos Penjagaan TNI yang berlokasi di Waringin, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, ditarik.

Penarikan Pos Penjagaan TNI dilokasi tersebut tentu saja menimbulkan kekhawatiran, karena wilayah itu merupakan wilayah perbatasan dua komunitas besar yang pernah terlibat konflik.

Median Wally, warga Waringin kepada BeritaKota Ambon, Sabtu (2/5), mengutarakan, warga kini kembali resah dengan kondisi keamanan. Yang resah, rata-rata datang dari kalangan ibu-ibu, karena Pos Penjagaan TNI di wilayah itu sudah tidak aktif lagi.

Menurutnya, meskipun Maluku, khususnya Kota Ambon, sudah lebih kondusif dan membaik, namun sebagai manusia, kewkhawatiran tetap ada saja, apalagi pada wilayah sentral perbatasan. Sehingga kehadiran pos penjagaan masih sangat dibutuhkan warga.

“Kita masih sangat butuh pos penjagaan aparat keamanan yang biasanya dilakukan oleh aparat tentara, karena kampung kita berada diantara perbatasan. Sehingga keterlibatan TNI untuk pos jaga, warga masih sangat butuh,” katanya.

Keberadaan Pos Keamanan TNI di wilayah tersebut selama ini, ungkapnya, telah memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi setiap warga dalam beraktivitas.

“Mewakili warga, kami ingin selalu aparat TNI atau pun kepolisian, selalu bisa berjaga, karena pos penjagaan yang kita bangun selama ini, itu semata untuk kenyamanan warga kampung,” ucapnya.

Ditempat yang sama, sejumah warga Waringin menegaskan, mereka menginginkan adanya aparat keamanan yang melakukan penjagaan di Pos Jaga wilayah perbatasan dua komunitas itu.

“Intinya, yang kami mau, aparat dari pihak tentara tetap berpos seperti hari-hari kemarin. Karena ada mereka, kita bisa nyaman. Karena kita berada diantara perbatasan konflik,” pungkas mereka.(RHM)

Comment