by

Positif Covid-19 Naik

Warga Diminta Ikuti Anjuran Pemerintah

Ambon, BKA- Jumlah kasus pasien positif Covid-19 di wilayah Maluku naik pesat. Sehingga warga diminta untuk mengikuti anjuran pemerintah.

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 lewat hasil swab di Maluku sesuai data Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Maluku, ada 32 kasus. Jauh lebih banyak dibanding datang pekan lalu, yang hanya 23 kasus.

Dari 32 kasus itu, 12 diantaranya telah dinyatakan sembuh, setelah perawatan dan dua kali hasil swab negatif.

Dengan adanya penambahan sembilan kasus positif Covid-19 baru, yang semuanya berasal dari wilayah Kota Ambon, maka warga diminta waspada.

“Sembilan pasien penambahan tersebut, dinyatakan positif Covid-19 melalui hasil yang diperiksa di Jakarta,” ungkap ketua Gustu Harian Pencegahan dan Pencegahan Covid-19 Maluku, Kasrul Selang, dilantai 6 Kantor Gubernur, kepada awak Media, Kamis (7/5).

Mengenai pasien yang meninggal akibat Covid-19, katanya, sebanyak dua orang, yakni, salah satu pedagang Pasar Mardika yang meninggal pada 6 Mei dan yang meninggal pada 3 Mei lalu.

“Jadi hari ini, sudah 32 terkonfirmasi positif corona. Kemudian 2 meninggal dunia. Yang lain masih dalam perawatan. Yang sembuh 12 orang,” ungkap Kasrul.

Untuk penangan pasien Covid-19 yang mempunyai gejala yang tidak terlalu para, akan ditangani oleh tim medis di Balai Diklat BPSDM Maluku.

“Untuk pasien baru, kasus 26, 27 dan 28 dirawat di Rumah Sakit. Sedangkan untuk kasus 29, 30, 31 dan 32, saat ini masih berada di rumah. Rencananya, mereka akan di bawah ke BPSDM, karena mereka mengidap gejalah ringan. Jadi protap-nya, pasien di bawah untuk rontgen dan priksa lab. Setelah itu, dokter akan mengambil kesimpulan, apakah mereka akan dirawat di Rumah Sakit ataukah di BPSDM,” jelasnya.

Walau demikian, lanjutnya, Kasrul yang juga Sekertaris Daerah (Sekda) Maluku ini menghimbau kepada seluruh warga agar jangan terlalu takut yang berlebihan. “Takut boleh, asalkan jangan takut yang berlebihan,” ujarnya.

Tapi tidak juga terlalu cuek. Karena itu, dia meminta warga agar mematuhi anjuran-anjuran dari pemerintah, guna menekan penyebaran penyakit mematikan tersebut yang kian memprihatinkan di Maluku.

“Harus selalu ikuti anjuran-anjuran dari para tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemerintah, mengenai jaga jarak, pakai masker, kemudian rajin cuci tangan dan tidak keluar rumah untuk urusan yang tidak terlalu penting,” pungkasnya. (BKA-1)

Comment