by

Posko PSBB Longgar

Ambon, BKA- Penagakan Peraturan Walikota Ambon Nomor 18 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), untuk menurunkan angka pasien Covid-19, mulai longgar. Terutama di posko PSBB yang terletak dikawasan Larier, Desa passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.

Pantauan BeritaKota Ambon, Rabu (1/7), sekitar pukul 15.36 WIT di posko PSBB yang terletak dikawasan perbatasan Kota Ambon dengan Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) itu, terlihat kosong. Tidak ada petugas yang melakukan penjagaan kepada masyarakat yang ingin melintas.

Masyarakat yang masuk ke kawasan PSBB tidak di mendapat pemeriksaan suhu tubuh dengan thermal gun. Dokumen masyarakat untuk melintas juga tidak diperiksa.

Kondisi itu terlihat jauh berbeda dengan kondisi pada 24 Juni lalu, yang saat itu petugas posko melakukan pemeriksaan ketat terhadap setiap warga yang ingin melintas.

Salah satu warga yang berasal dari Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Malteng, Aisa, yang melewati posko PSBB tersebut sekitar pukul 15.00 WIT, mengaku, tidak diperiksa oleh petugas yang ada.

“Beta (saya) lewat, dong (mereka, petugas posko,-) seng (tidak) periksa Beta apa-apa. Dong ada, di dalam tenda, ” katanya, Rabu (1/7).

Hal berbeda diterapkan oleh Posko PSBB yang berada di kawasan Desa Hunuth, Kota Ambon. Setiap masyarakat dari Kecamatan Leihitu Kabupaten, Maluku Tengah maupun dari Kota Ambon yang melintas ke Leihitu, tetap diperiksa dengan ketat. Tidak ada kelonggaran.(BKA-1)

Comment