by

PPDB Gunakan Dua Sistem

Ambon, BKA- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Ambon untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) dibawah lingkup Pemerintah Kota Ambon, akan menggunakan dua sistem.
Hal ini diberlakukan sejak adanya pandemi covid 19 di Kota Ambon, yang mengharuskan tidak boleh ada perkumpulan orang dalam jumlah yang banyak demi menekan penyebaran virus tersebut.

Dua sistem itu diantaranya, PPDB dengan menggunakan sistem online dan sistem offline dalam penerimaan berkas maupun penyampaian hasil peserta yang lulus untuk diterima sebagai murid baru di suatu sekolah.

“Tahun ini kita penerimaan siswa baru ada dua sistem yakni online dan offline,” tandas Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Fahmi Salatalohy kepada wartawan di Balai Kota, Kamis (28/5).

Menurutnya, untuk pemberlakuan PPDB dengan sistem online yakni lebih kepada sekolah-sekolah yang memiliki fasilitas internet yang lengkap. Sehingga lebih mempermudah akses data siswa baru oleh tenaga pendidik.
Sementara, untuk offline akan diberlakukan bagi sekolah-sekolah yang fasilitas internetnya belum ada maupun akses internetnya lamban.

“Untuk offline, lanjutnya hanya diberlakukan untuk sekolah yang berada pada wilayah yang belum terjangkau internet,” tuturnya.

Untuk pemberlakuan sistem offline juga untuk membantu murid maupun orang tua yang hingga saat ini belum memiliki android maupun masih gaptek dalam menggunakan internet.

“Untuk offline bagi wilayah yang fasilitas internet belum terjangkau atau memang ada anak-anak yang belum memiliki android,” tambahnya.
Diakui, saat ini proses pendaftaran untuk siswa baru, baik di SD maupun SMP telah dibuka. Dan bahkan, beberapa sekolah sudah ada siswa yang mendaftar.

“Sekarang sudah lakukan pendaftaran, dari data kami ada beberapa sekolah ada siswa baru yang mendaftar,” terangnya.

Fahmy berharap, proses PPDB yang berlangsung dapat berjalan dengan lancar meskipun di tengah pandemi covid 19 yang melanda Kota Ambon saat ini. (DHT)

Comment