by

PPDB SD Alhilaal Secara Offline

Ambon, BKA- Tidak seperti sejumlah SD lainnya di Kota Ambon yang melakukan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online, SD Alhilal II Ambon melakukannya hanya secara offline.

Kepala SD Alhilal II Ambon, Fatima Abidin, mengatakan, SD yang dipimpinnya itu tidak bisa melakukan PPDB secara online, karena sebagian besar masyarakat yang ada disekitar sekolah itu beraktivitas di pasar sebagai pedagang.

Sehingga, lanjutnya, dari segi fasilitas dan kemampuan mengakses informasi secara online, apalagi melakukan pendaftaran siswa baru secara onlinen, mereka sangat terbatas.

Menyadari hal itu, membuat SD Alhilal II Ambon terpaksa melakukan PPDB hanya secara offline. Tidak ada secara onlinen, seperti sekolah lain yang menggunakan dua sistem PPDB itu sekaligus.

“Rata-rata orang-orang di sini kerja di pasar. Jadi, kalau kita buat secara online, pasti tidak ada yang daftar. Karena, selain terbatas dengan fasilitas, tapi mereka juga minim dalam penguasaan berbagai aplikasi online yang ada. Sehingga kita memilih untuk PPDB secara offline saja,” jelas Fatima.

Dengan PPDB secara offline ini, kata Abidin, selain untuk memudahkan orangtua calon peserta didik baru dalam melakukan pendaftaran, juga penting dalam rangka memastikan data-data calon peserta didik baru diisi dengan benar.

“Jadi ini buat supaya tidak ada rekayasa dalam data calon siswa. Dan itu kita pastikan tidak ada yang merekayasa data saat mendaftar. Sehingga SD Alhilaal II Ambon tetap melakukan PPDB secara offline atau datang mendaftar langsung di sekolah,” ujarnya.

Walau melakukan PPDB hanya dengan sistem offline, kata Fatima, tetap memperhatikan protokoler kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19.

Berbagai fasilitas kesehatan telah di siapkan pihaknya. Mulai dari alat pengukur suhu badan, tempat cucui tangan, serta perlatan lainnya.

“Kita sudah menyiapkan alat pengukur suhu bagi orangtua yang akan datang untuk mendaftar. Selain itu, kita akan mengatur jumlah orang tua yang datang, agar tetap sesuai dengan protokoler kesehatan sebagaimana anjuran pemerintah. Kita juga memasang spanduk pencegahan Covid-19 di lingkungan sekolah. Jadi karena PPDB secara offline, maka kita harus siap,” pungkas Abidin. (LAM/MG1)

Comment