by

PPDB Tetap Gunakan Sistem Zonasi

Ambon, BKA- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini tetap akan menggunakan sistem zonasi. Hal ini sesuai dengan Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 44 Tahun 2019 tentang PPDB.

Kepala SD Negeri 96 Ambon, J. Sialana, mengatakan, meskipun ditengah pandemi Covid-19, pihaknya akan tetap menggunakan sisitem zonasi pada pelaksanaan PPDB tahun ini, yang akan dilaksanakan 19 Juni mendatang.

“Memang ada beberapa perubahan pada sistem zonasi tahun ini. Awalnya, sistem zonasi itu 80 persen. Sekarang ini hanya 50 persen. Dengan demikian skema kuota jalur zonasi PPDB 2020 adalah afirmasi 15 persen, pindahan 5 persen dan jalur prestasi 30 persen,” ujar Sialana, Sabtu (6/6).

Menurut Sialana, Permendikbud yang dikeluarkan pada 10 Desember lalu oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, ingin memberikan akses pendidikan berkualitas dan mewujudkan Tripusat Pendidikan (sekolah, keluarga, dan masyarakat) dengan bersekolah di lingkungan tempat tinggal.

“Sehingga, khusus untuk sekolah di bawah pemerintah atau berstatus negeri, dalam proses PPDB, wajib menerima minimal 90 persen siswa baru yang berasal dari lingkungan sekitar sekolah. Itu berarti, calon siswa yang domisilinya jauh, tidak bisa diterima. Terkecuali memenuhi kriteria prestasi atau pindah domisili,” tutur Sialana.

Untuk itu, bagi calon siswa yang ingin mendaftarkan diri pada sekolah jenjang SD, segera menyiapkan berkas pendaftaran. Dengan tetap mengacu pada Permendikbud tersebut. Dalam hal ini, hanya berfokus pada sekolah-sekolah yang berdekatan dengan tempat tinggal.

“Jadi silahkan mendaftarkan diri pada sekolah yang ditujukan, jika sudah memenuhi kriteria yang ada. Karena pada tanggal 19 Juni sampai dengan 12 Juli mendatang, proses PPDB sudah dilakukan. Sebab di tanggal 13 Juli, sesuai kalender, kita sudah memulai tahun ajaran yang baru,” pungkasnya. (LAM)

Comment