by

Presiden FIFA Turut Berduka Atas Kepergian Ricky Yacobi

Kabar berpulangnya legenda sepak bola Indonesia, Ricky Yacobi, tak hanya memberi duka bagi pencinta sepak bola nasional. Bahkan, Presiden FIFA, Gianni Infantino, juga turut berduka atas kepergian striker legendaris Indonesia ini.
“Kepada Ketua Umum PSSI yang terkasih, saya ingin mengucapkan ungkapan turut berduka cita yang mendalam atas kepergian mantan pemain timnas dan legenda sepak bola Indonesia, Ricky Yacobi. Kata-kata rasanya tak cukup untuk mengungkapkan kesedihan atas kehilangan ini,” ucap Gianni Infantino melalui surat resminya kepada kepada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.
Gianni mengatakan, begitu banyak kenangan dan pencapaian yang diukir almarhum Ricky Yacobi sehingga membuat dunia sepak bola sangat kehilangan.
“Dia (Ricky Yacobi) dikenang sebagai pemain Indonesia yang paling menonjol di tahun 1980-an, top skorer, peninggalan dan pencapaian yang sudah ia diraih, dan terlebih khusus tentang kepribadiannya, popularitasnya, kepemimpinannya, dan kualitasnya sebagai manusia secara utuh, tidak akan pernah bisa dilupakan. Dia akan selalu dirindukan,” papar Gianni, dikutip laman resmi PSSI, Rabu (25/11).
Melalui suratnya, Gianni juga mengapresiasi pencapaian yang telah diraih almarhum Ricky Yacobi selama berkontribusi di dunia sepak bola baik saat membela klub maupun tim nasional.
Seperti menjadi kapten untuk Timnas Indonesia lebih dari 30 pertandingan, pun membawa Timnas berprestasi pada pertengahan 1980-an.
Di akhir suratnya, Presiden FIFA periode 2019-2023 ini memberikan penyemangat untuk menghibur pihak-pihak yang ditinggalkan.
“Mewakili komunitas sepak bola internasional, saya ingin turut bersimpati yang amat dalam untuk PSSI, dan untuk keluarga Ricky, teman-teman, dan orang-orang terkasih yang ditinggalkan. Kami akan selalu bersama kalian” ujar mantan Sekjen UEFA ini.
“Kami harap semua kenangan dan kata-kata penyemangat akan membantu untuk memberikan kedamaian dan penghiburan di masa-masa sulit saat ini,” demikian Gianni Infantino.
(INT)

Comment