by

Program Parawisata Lewat Live Streaming

Ambon, BKA- Cegah penyebaran Covid-19, banyak kegiatan Pemerintah Kota Ambon yang telah dialihkan secara live streaming atau virtual. Termasuk berbagai program pariwisata Kota Ambon, baik mencakup program kecil maupun besar yang dapat melibatkan banyak orang.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon, Richo Hayat menegaskan, walaupun di tengah kondisi pandemi Covid-19, tidak mengurangi program-program yang telah diagendakan. Pihaknya sampai saat ini, terus menjalankan berbagai program yang meski hanya dilakukan secara live streaming lewat akun youtube.

“Pandemi ini sangat mengganggu. Bukan saja Dinas Pariwisata, seluruh dinas terganggu dengan dia punya program. Tapi pandemi ini tidak mengurangi aktivitas Dinas Pariwisata untuk berinovasi sebagai Kota Musik Dunia,” terang Richo, saat dihubungi koran ini, Kamis (6/8).

Ditegaskan, hingga saat ini, setiap program pariwisata yang telah diagendakan sebelumnya, selalu dilakukan secara live streaming. Hal tersebut untuk menekan serta memutus mata rantai dari virus mematikan ini.

“Kita selalu melakukan kegiatan dalam bentuk live streaming. Ade (wartawan) boleh baca kita punya program-program di youtube,” sarannya.
Menurut dia, di tengah merebaknya Covid-19 saat ini, pihaknya tidak bisa menjalankan program-program dengan melibatkan banyak orang. Sehingga harus dilakukan secara live streaming.

“Kondisi ini kan kita tidak bisa lakukan kegiatannya yang outdoor, lalu melibatkan orang banyak. Otomatis kita kreatif, karena ini merupakan reporter Unesco. Otomatis, kita bawa agenda-agenda yang bersifat virtual,” tukasnya.

Ia menambahkan, dengan kondisi kota Ambon saat ini, berbagai program Pemerintah Kota belum dapat dilakukan dengan melibatkan banyak orang dalam satu ruangan maupun satu tempat. Karena ditakutkan dapat menimbulkan cluster baru maupun naiknya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Sehingga untuk sementara waktu, seluruh program terkhusus program pariwisata dilakukan secara live streaming.

“Seperti kemarin itu, kita bikin festival ramadhan, gema takbir menjelang Idul Fitri, Tribuktu Glen fredli, juga bikin paket untuk kirim ke Polandia untuk hari miskin tradisional. Jadi program-program itu tetap kita lakukan, tapi melalui live streaming,” tutup Richo. (BKA-1)

Comment