by

Prosedur Kenaikan Pangkat, ASN Masih Keliru

Ambon, BKA- Sejauh ini, masih banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) yang masih keliru terkait prosedur kenaikan pangkat.

Walikota Ambon, Ricard Louhanapessy menilai, kekeliruan itu dikarenakan ada sebagian besar pemikiran ASN bahwa kenaikan pangkat bisa dilakukan dengan periode yang telah ditentukan. Padahal tidak.

“ASN sering berpikir bahwa kenaikan pangkat adalah hak, tapi sebenarnya itu adalah keliru. Karena kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, seharusnya diimbangi dengan peningkatan kualitas kinerja,” jelas Louhenapessy, kepada wartawan akhir pekan kemarin.

Menurut dia, akan ada pengaruh kepada ASN ketika melayani masyarakat, dengan pemikiran keliru soal prosedur kenaikan pangkat. Sehingga ASN diminta agar pemikiran tersebut harus dihilangkan.

“Mereka berpikir bahwa, mereka akan naik pangkat sesuai periode yang ditentukan tanpa berpikir bagaimana meningkatkan kinerja mereka. Saya tegaskan, kenaikan pangkat merupakan penghargaan terhadap prestasi kinerja setiap ASN,” pesan Louhenapessy.

Berdasarkan Undang-Undang nomor 5 tentang ASN berbunyi, ujian Dinas harus dipenuhi dengan persyaratan agar menjadi ASN yang baik. Karena, dengan ujian Dinas, itu sebagian dari bahan kompetensi.

Lebih lanjut, kata dia, bahwa tidak ada kenaikan pangkat ASN yang dilihat karena periode. Tetapi, dilihat dari loyalitas dan dedikasi.

“Kalau seorang ASN memiliki aspek kepantasan karena kualitas kinerja yang baik serta memenuhi standar kepangkatan, maka dia berhak mendapatkan penghargaan berupa kenaikan pangkat. Tapi, tidak memenuhi aspek kepatutan karena dilihat dari mental dan integritas yang kurang baik, maka ASN tersebut belum bisa menduduki suatu jabatan,” pungkasnya. (BKA-1)

Comment