by

PSBB Desa Dilengkapi Posko Gustu Terpadu

Ambon, BKA- Pemerintah Kota Ambon sementara membahas rencana pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Lokal di setiap desa/negeri di kota Ambon. Jika sudah diterapkan, setiap desa harus dilengkapi posko Gugus Tugas (Gustu) Terpadu.

Hal ini, dilakukan semata-mata bukan untuk kepentingan Pemkot mencari untung di tengah Covid-19, tetapi untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19 di masyarakat.

Sehingga nantinya, tokoh-tokoh masyarakat di desa maupun kelurahan akan ditetapkan menjadi petugas posko, untuk menertibkan masyarakat yang akan bergerak kelur masuk kampung tersebut.

“Posko bersama ini, terdiri dari komponen babinsa, babinkamtibmas, kepala kelurahan, kepala desa, tokoh masyarakat perempuan maupun laki-laki, pemuda dan tokoh agama, ” ungkap Walikota Ambon, Ricard Louhanapesy, baru-baru ini.

Walikota dua periode ini menilai, penanggung jawab terhadap posko posko tersebut adalah kepala desa atau kepala kelurahan setempat.

“Kepala desa sebagai penanggung jawab pemerintah desa,” tehasnya.

Menurut dia, jika hal dimaksud diterapkan sangat efektif untuk membatasi atau memblokir desa atau kelurahan yang ada di Kota Ambon.

Richard mengakui, dalam waktu tempo penerapan PSBB lokal akan dijalankan.

“Sehingga untuk pusat-pusat Kota itu akan menjadi perhatian Pemerintah Kota secara khusus. Sedangkan dipinggiran desa-desa, dibawah koordinasi camat,” pungkasnya. (BKA-1).

Comment