by

PSBB Masih Butuh Kajian

Ambon, BKA- Pemerintah Provinsi Maluku sampai sekarang belum mengusulkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Alasannya, masih banyak hal yang perlu dikaji terlebih dahulu.

“Misalnya begini, nanti Pemkot Ambon menentukan jam operasional tokoh maupun yang lain, Kira-kira jam berapa?  Yang kedua, kalau misalnya orang tidak mengindahkan dan melanggar sangsi itu sepertiapa? Ini yang masih dibahas,” ungkap Skretaris Daerah (Sekda), Kasrul Selang, di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (30/4).

Selain itu, katanya, masih banyak hal yang perlu dikaji lagi dan dipersiapkan, sebelum pengusulan PSBB  ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

“Jadi belum final, baru semi final. Jadi ini belum selesai dibahas. Kita tidak perlu buru-buru. Jadi  begini, inikan setelah kita usulkan, tim pusat akan lihat persiapan. Jadi kalau mereka datang melihat kita belum siapkan, bagaimana? Jadi kita harus persiakan dulu operasionalnya seperti apa,” tuturnya.

Kasrul yang juga ketua harian Gustu Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Maluku ini menjelaskan, untuk pengusulan PSBB tersebut masih banyak harus diperhitungkan. Misalnya jam malam, termasuk pentahapan sosialisasi kepada masyarakat.

Lanjutnya, pengusulan PSBB kepusat itu ditargetkan pada 7 atau 8 Mei mendatang. “Kita target itu tanggal 7 atau 8 (Mei),” pungkasnya. (BKA-1)

Comment