by

Puskesmas Batasi Pelayanan Imunisasi

Ambon, BKA- Akibat pandemi Covid 19 di Kota Ambon saat ini, turut mempengaruhi pelayanan imunisasi terhadap bayi dan balita di puskesmas yang ada. Pelayanan imunisasi yang biasanya serentak tanpa batasan, kini telah dibatasi untuk jumlah bayi dan balita.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy mengatakan, saat ini imunisasi yang dilakukan hanya melayani beberapa bayi dan balita saja. Ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid 19 di kota Ambon, mengingat semua orang berpotensi terjangkit virus tersebut.

Dengan begitu, petugas imunisasi hanya akan melayani beberapa bayi dan balita saja. Karena pelayanan terhadap bayi dan balita dalam jumlah banyak, akan mempermudah virus tersebut menyebar dengan cepat.

“Untuk imunisasi itu kan bukan saja balita dan bayi yang hadir. Tapi juga ada orang tua yang mengantar bayi dan balita. Secara otomatis, akan semakin banyak masyarakat yang berkumpul di lokasi imunisasi,” terang Wendy, kepada wartawan di Balai Kota, Kamis (4/6).

Disebutkan, saat ini imunisasi tidak lagi dilaksanakan di posyandu tetapi dikembalikan ke masing-masing Puskesmas. Dan petugas yang melayani akan memberikan waktu beberapa hari untuk proses imunisasi, karena adanya pembatasan orang.

“Kalau misalnya bayi dibawa ke puskesmas itu pakai waktu. Tidak semua bayi hari itu datang misalnya, datang berapa banyak. Hari ini misalnya lima bayi dan esok lima bayi,” ujarnya.

Menurut dia, walaupun dibatasi dan dilakukan pada puskesmas, namun untuk perkembangan bayi dan balita yang diimunisasi tetap dipantau oleh petugas kesehatan. “Mereka tetap terpantau, tapi tidak buka posyandu,” beber dia.

Untuk saat ini, lanjutnya, posyandu tidak dibuka karena berpeluang besar mengundang masyarakat dalam satu waktu berkumpul. Dan akan menyulitkan untuk diterapkan pembatasan jarak atau physical distancing, sesuai dengan apa yang ditetapkan pemerintah demi memutus mata rantai covid 19.

“Imunisasi masing-masing puskesmas cuma tidak tiap bulan. Kalau buka pelayanan posyandu, itupun lihat kondisi,” tambahnya.

Wendy berharap, masyarakat yang memiliki bayi dan balita dapat bekerjasama dengan petugas kesehatan, guna meminimalisir penyebaran covid 19 dengan mematuhi jadwal yang ditentukan. (DHT)

Comment