by

Puskesmas Rapid Kelompok Rentan

Ambon, BKA- Sejumlah Puskesmas yang ada di Kota Ambon, saat ini telah melaksanakan praktik tes cepat atau rapid test untuk covid-19 kepada kelompok rentan. Diantaranya ibu hamil, lanjut usia (lansia), bayi serta balita dengan gizi kurang maupun orang yang memiliki penyakit penyerta.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy mengatakan, rapid test yang dilakukan kepada kelompok rentan karena pihaknya harus mencari dan mendata masyarakat yang bisa saja memiliki virus covid-19.
Walaupun rapid test tidak dapat menentukan seseorang terinfeksi virus covid-19 atau tidak, namun hal tersebut dapat digunakan untuk mencari sebanyak mungkin masyarakat yang rentan maupun memiliki sistem imun yang lemah.
Mengingat virus corona ini telah mewabah di Kota Ambon dan sebelumnya masuk dalam zona merah penyebaran virus dimaksud.
Menurut dia, pasien yang datang ke puskesmas akan didata oleh bidan dikategorikan dalam kelompok rentan atau tidak, sebelum nantinya melakukan rapid test.
“Jika ada orang yang rentan ditemukan, akan langsung dilakukan tes cepat agar dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” terang Wenddy, saat dihubungi koran ini, Rabu (8/7).
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Ambon, Robert Chandra mengatakan Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Kesehatan sendiri telah menargetkan sebanyak 3.000 masyarakat untuk dapat menjalani tes cepat atau rapid test.
Untuk rapid test itu dapat dilakukan oleh pihaknya pada fasilitas kesehatan tingkat puskesmas yang saat ini tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kota Ambon.
Dikatakan, untuk masyarakat yang mengikuti rapid test sendiri merupakan pasien dengan potensi imun tubuh cepat turun seperti ibu hamil, lansia, hingga orang dengan penyakit penyerta. Karena orang yang imun tubuh cepat turun lebih rentan terkena virus daripada orang yang kondisi imunnya tinggi.
Dengan begitu, pihaknya akan terus melakukan rapid test, untuk nantinya dapat mengetahui dengan pasti jumlah pasien yang datang puskesmas yang juga reaktif pada rapid test.
“Rapid test memang belum menentukan pasien positif covid 19 atau tidak. Tetapi dengan hasil yang reaktif, masyarakat yang telah keluar hasilnya dapat berupaya untuk menaikan imun tubuh maupun melakukan karantina,” cetusnya.
Wendy berharap, apa yang dilakukan pihaknya dapat mendeteksi sebanyak-banyaknya orang tanpa gejala yang ada di Kota Ambon. (DHT).

Comment