by

Putusan Banding Mahasiswa Narkoba Ringan

Ambon, BKA- Majelis hakim Pengadilan Tinggi Ambon akhirnya menguatkan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon yang memvonis terdakwa mahasiswa narkoba yakni Pascalino Denilson Clifor Sapulette alias Pascal dengan pidana penjara selama satu tahun di kurangi selama terdakwa berada dalam masa tahanan.

Penasehat Hukum (PH) terdakwa, Pascalino Denilson Clifor Sapulette, Alfred Tutupary kepada Beritakota Ambon mengatakan, dirinya baru saja menerima risalah putusan Pengadilan Tinggi (PT) Ambon. Dalam risalah putusan perkara nomor 43/PID.SUS/2020/PT.AMB. PT menguatkan putusan Pengadilan Negeri Ambon.

“Jadi PT menguatkan putusan Pengadilan Negeri Ambon, dimana, Pengadilan Negeri Ambon menjatuhi hukum kepada Mahasiswa 19 Tahun, warga yang bermukim di Warga Jalan Skip, Rt.002/Rw 006, Kelurahan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon ini dengan penjara selama satu tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan,” ungkap Tutupary kepada koran ini, Minggu kemarin.

Dia mengaku, terhadap putusan PT, sebagai PH tetap merasa puas, karena pertimbangan PT sama dengan analisa yurudis dalam nota pembelaan dirinya di persidangan Pengadilan Negeri Ambon.

“Jadi intinya kita berterimah karena PT kuatkan putusan PN, berarti dengan sendirinya masa hukuman klien saya sudah mau berakhir, tergantung upaya hukum lain yang akan ditempuh JPU nanti,”tandas Tutupary.

Sebelumnya diberitakan koran ini, JPU Kejati Maluku menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 7 Tahun penjara.

Selain pidana badan, dia juga dibebankan membayar denda Rp.800 juta, subsider enam bulan kurungan.
“Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 111 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang narkotika,” jelas JPU, S Aryani dalam berkas tuntutannya.

Di dalam dakwaan JPU menyebut, Pascalino Denilson Clifor Sapulette alias Pascal (19), Warga Jalan Skip, Rt.002/Rw 006, Kelurahan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, terbukti melakukan tindak pidana pada, 6 Januari 2020,sekitar pukul 01.00 WIT, tepatnya di jalan Anthony Rebook no. 10, Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Awalnya, saksi dari petugas Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, masing-masing Corneles Oliver Cs, mendapat informasi dari masyarakat kalau terdakwa akan melakukan transaksi narkoba di kamarnya. Dari informasi tersebut, saksi bersama rekan-rekannya melakukan pemantauan di TKP, mereka kemudian melihat terdakwa yang sudah diberitahu ciri-ciri fisik sedang mengambil kunci di bagian resepsionis dan hendak naik ke kamar nomor 507 penginapan The Royal. Dan setelah 10 menit kemudian, saksi bersama rekan-rekanya mengikuti terdakwa ke kamarnya untuk melakukan penggerebekan.

Saat itu juga, saksi menemukan dua pak kertas rokok merk semak di salah satu kantong selama panjang terdakwa. tidak hanya itu, saksi pun menemukan satu paket ganja lagi di dalam dos rokok milik terdakwa yang sidang di simpan di dalam kamar.

Setelah menemukan barang bukti, terdakwa dan barang bukti dibawa ke Kantor Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease untuk di proses sesuai hukum yang berlaku.(SAD).

 

 

Comment