by

Rawan Konflik, Mangga Dua Ketat Pengamanan

Ambon, BKA- Kelurahan Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe, tetap memperhatikan keamanan ditengah pandemi. Jems Batvian selaku bhabinkatibmas mengakui bahwa masalah keamanan dikelurahan ini semakin hari semakin berkurang.

Diakuinya, adanya konflik besar antar dua kompleks yang berdekatan merupakan masalah keamanan yang palin sering ditemui. Perbedaan pendapat antar dua golongan kemudian menjadi alasan adanya perselisihan. Misalnya konflik yang sempat beberapa kali pecah antara warga Kampung Ganemoe dengan Batu Gantung Dalam. Konflik ini mampu diatasi sehingga sudah terjalin persahabatan.

“Masalah keamanan yang paling sering ditemui yaitu konflik antar kompleks. Misalnya yang pernah terjadi antara Kampung Ganemoe dan Batu Gantung Dalam yang memang cukup panas saat itu. Namun dengan adanya pendekatan dan niat untuk berbaikan sehingga sekarang sudah sangat aman. Kalau untuk sekarang hanya masalah antar remaja yang sering kami temui. Pasalnya jika sudah kumpul rentan sekali terjadi perselisihan. Kami selaku bhabinkamtibmas dan babinsa yang ada selalu siap untuk menyelesaikan masalah secepat mungkin,” pungkas Bripda Jems Batvian Bhabinkatibmas Kelurahan Mangga dua.

Batvian juga mengakui bahwa pendekatan persuasif merupakan hal yang sering ia lakukan dalam menyelesaikan konflik yang terjadi. Untuk kedepannya bhabinkamtibmas akan mengajak tokoh agama dalam menggalangkan keamanan.

Mengadakan ibadah ditempat berkumpulnya pemuda merupakan salah satu kegiatan yang akan dijalankan, namun adanya pandemi jadi belum bisa dilaksanakan. Ia juga mengakui bahwa akan mengajak gereja bersama dengan perangkat majelis untuk ikut mengambil peran dalam keamanan bersama. Misalnya dengan melakukan himbauan lewat tempat ibadah kepada masyarakat untuk menjaga keamanan.

“Jika terjadi permasalahan maka saya akan melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Saya kurang suka menggunakan hukum jika masalah masih bisa diatasi secara kekeluargaan. Kami berencana mengajak tokoh agama untuk menggalangkan keamanan dan ketertiban pemuda. Hal pertama yang akan kami lakukan yaitu mengadakan ibadah ditempat nongkrong para pemuda. Selain itu saya juga melakukan kordinasi dengan gereja dan majelis. Untuk bisa melakukan himbauan ditempat ibadah kepada masyarakat agar sama-sama kita bisa menjaga keamanan. Namun karena adanya pandemi sehingga belum bisa kami laksanakan,” tambah Batvian.

Lurah Mangga Dua juga mengakui bahwa bhabinkamtibmas dan babinsa sangat berperan aktif dalam bekerja sama mengamankan wilayah. “Bhabinkamtibmas dan babinsa sangat berperan aktif dikelurahan kami. Terlepas dari semua tugas keanggotaan mereka selalu siap menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Dengan adanya kerja sama antar kantor kelurahan dengan mereka maka semuanya bisa berjalan dengan lancar sampai saat ini. Bahkan bukan saja keamanan, tapi semua kegiatan yang kami jalankan mereka selalu siap membantu kami,” tutur Hellen Ritiauw Lurah Mangga Dua. (MG-1)

Comment