by

Relokasi Pedagang Dilakukan Hari Ini

Ambon, BKA- Rencana relokasi terhadap ribuan pedagang di pasar Mardika, akan berjalan hari ini. Pemerintah Kota Ambon siap mengambil langkah tegas bagi pedagang yang tak mau direlokasi.

Pemerintah Kota lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon, telah menyediakan tiga pasar untuk menampung para pedagang yang direlokasi. Diantaranya, pasar Transit Passo, pasar Apung Mardika dan pasar Oleh-Oleh Tantui.

Relokasi tersebut dilakukan untuk rencana revitalisasi pasar Mardika berlantai 5, tepatnya di gedung Putih pasar Mardika saat ini.

Sekertaris Disperindag Kota Ambon, Janes Aponno mengatakan, TNI dan Polri akan dilibatkan dalam rencana relokasi tersebut hari ini. Dan jika ada pedagang yang menolak direlokasi akan diambol langkah tegas.

Menurutnya, rencana relokasi tersebut guna memperbaiki gedung pasar Mardika yang lebih baik. Agar tidak lagi ada kemacetan di sekitar pasar itu.

Bahkan Disperindag sendiri, tegas James, sudah membagikan surat ke seluruh pedagang terkait jadwal relokasi pedagang pada tiga pasar dimaksud.

“Langkah yang sudah kita ambil sesuai dengan surat yang sudah kita edarkan. Itu kasih waktu masing-masing lokasi 3 sampai 4 hari untuk pasar Oleh-Oleh. Yang nanti akan mengisi pasar Oleh-Oleh itu adalah pedagang yang ada di jalan masuk Amans. Di lantai satu pasar induk Gedung Putih yaitu yang punya jualan berupa sendal sepatu itu,” terang Janes, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (14/8).

Dijelaskan, pihaknya akan mengambil langkah yang tegas untuk niat baik yang dilakukan Pemkot kepada pedagang. Yakni ada sekitar 123 pedagang yang deadlinenya hari ini untuk dipindahkan.

“Jadi kalau besok (hari ini) mereka masih ada yang beraktivitas, langkah tegas akan diambil oleh tim relokasi. Yang terdiri dari Disperindag, TNI, Polri dan Satpol PP. Saya langsung bongkar lokasinya, kita akan bersikan lokasinya lokasi kios-kios akan langsung dibongkar mulai dari hari ini, ” ujarnya.

Kata dia, sebanyak 1.500 pedagang yang nanti akan direlokasi pada tiga pasar tersebut. Dari jumlah itu, 1000 pedagang akan direlokasi ke pasar Transit Passo, Pasar Apung 336 pedagang, dan sisanya di pasar Oleh-Oleh.

“Kurang lebih 1.500 di tiga lokasi nanti mulai dari tanggal 18 sampai 22 Agustus. Itu relokasi untuk pasar Passo yang memang jumlahnya cukup banyak kurang lebih ada 1000. Jadi sebagian besar di pasar Passo ini kita relokasikan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Janes menjelaskan, ratusan pedagang yang akan direlokasi itu, karena akan mendapatkan dampak saat revitalisasi pasar Mardika dilakukan.

“Jadi tidak semua pedagang dipindahkan. Contoh, pasar ikan itu tidak di pindahkan. Khusus wilayah yang nanti kena dampak langsung, termasuk pasar apung 1,2,3 itu. Semua dibongkar karena berada di badan jalan yang berdampak saat pelaksanaan pembangunan. Jadi secara teknis kita tidak mau nanti pada saat pelaksanaan pembangunan itu ada yang terganggu di badan jalan,” tandas dia.

Maka nantinya, tambah Janes, Seluruh badan jalan akan dikosongkan. Sehingga tida menghambat jalannya revitalisasi.

Dan mulai hari ini, sebagian pedagang pasar yang jadwalnya harus relokasi ke pasar Oleh-oleh, harus siap menerima apa yang telah diputuskan pemerintah.

“Selanjutnya nanti di ikuti dengan pasar Apung itu dari tanggal 25-28. Jadi minimal tanggal 28, semua yang direncanakan sudah harus dikosongkan. Itu urusan teknis di PUPR, kita dinas cuman siapkan lahan, siapkan lokasi untuk pelaksanaan,” pungkasnya.

Ia berharap, seluruh pedagang yang akan direlokasi, bisa mendukung apa yang sudah ditetapkan Pemkot untuk kebaikan bersama.

“Mari dukung Pemerintah Kota untuk ikuti saja dulu relokasi yang ada. Berdagang saja di situ, sampai pasar Mardika selesai, seluruhnya akan kembali menikmati sistem penjualan yang lebih baik dan lebih nyaman,” pesan Janes. (BKA-1).

Comment