by

Reses, Warga Keluhkan Data Bansos

Ambon, BKA- Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Ambon, Johny Mainake, kembali melanjutkan reses ke 3 lokasi di Kecamatan Nusaniwe. Dari hasil reses yang dilakukan, masih ada sebagian warga miskin baru (misbar) terdampak Covid-19, yang belum terdata sebagai penerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Tiga lokasi yang dikunjungi diantaranya, kawasan Goga, Kelurahan Kudamati, Dusun Kusu-Kusu dan sebagian negeri Amahusu, Senin kemarin.
Reses, tetap dilakukan dengan sistim door to door (pintu ke pintu) dengan tidak melibatkan orang banyak. Serta mewajibkan sejumlah koordinator yang dikunjungi untuk tetap menggunakan masker dan tetap menjaga jarak.

Namun dari laporan yang disampaikan sejumlah koordinator konstituen, masih ada warganya yang belum terdaftar sebagai penerima bansos akibat pandemi Covid-19. Bahkan sebagian warga nyaris kehilangan pekerjaan akibat wabah tersebut.

Sehingga mereka benar-benar merasa terbantu dengan pembagian sembako yang dirangkai dalam agenda reses masa sidang III tahun persisangan 2019-2020 oleh Jhon Mainake selaku wakil rakyat.

“Kami warga RT 002, RW 001, sangat berterima kasih dengan adanya reses ini. Memang sebagian besar warga kami ini adalah buruh kasar, dan sebagian besar kehilangan pekerjaan akibat corona. Dan masih ada yang belum terdata sebagai penerima bantuan. Tapi dengan adanya bantuan sembako dari pak Jhon Mainake ini dapat mengurangi beban warga,” ungkap Ketua RT 002/001 kawasan Goga, kepada koran ini, Senin (18/5).

Selain Goga, beberapa lokasi reses lainnya juga ditemukan laporan yang sama dari koordinator konstituen yang ada. Dimana masih ada warga yang terdampak Covid-19, namun belum menerima bantuan sosial dari pemerintah.

Mainake menyebutkan, warga yang dikunjungi mengaku merasa terbantu dengan adanya pembagian sembako dan masker yang dilakukan. Dimana Ia hanya menyiapkan sekitar 350 paket sembako untuk dibagikan kepada konstituennya yang terdampak akibat wabah corona. Dan hanya 1 lokasi yang belum sempat dikunjungi yakni negeri Mahia, kecamatan Nusaniwe akibat terkendala cuaca.

“Memang tersisa Mahia yang belum sempat dikunjungi. Dan dari keluhan yang disampaikan itu sama, yakni masih ada keluarga miskin yang belum terdata sebagai penerima bantuan sosial akibat wabah corona. Ini yang akan kita sampaikan nanti sebagai laporan reses kita kali ini,” terangnya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Ambon ini menambahkan, selain persoalan data bansos, ada beberapa keluhan yang disampaikan masyarakat lewat koordinator konstituennya. Diantaranya persoalan air bersih dan lampu seperti di Goga, kemudian di Kusu Kusu soal jalan setapak dan drainase.

Dan untuk sebagian negeri Amahusu, telah dibagikan kupon paket sembako kepada warga, sehingga tidak menimbulkan aktivitas orang banyak saat reses. Dimana warga yang mendapat kupon, dapat mengambil paket sembako dan masker gratis tanpa mengantri.

“Jadi dari 350 paket sembako dan ratusan masker gratis sudah kita bagikan tadi. Hanya tersisa Mahia. Dan untuk Amahusu karena dekat dengan tempat tinggal, maka kita berikan kupon agar tidak terjadi kumpul-kumpul. Dan seluruh aspirasi akan kita sampaikan dalam pertanggung jawaban. Semoga bantuan yang dibagikan itu dapat mengurangi beban mereka yang terdampak wabah corona,” tutup Mainake. (UPE)

Comment