by

Revitalisasi Pasar Mardika Tetap Dilaksanakan

Ambon, BKA- Ditengah pandemi covid 19 yang melanda Kota Ambon saat ini, Pemerintah Kota tetap akan melaksanakan revitalisasi terhadap pasar Mardika walaupun berbagai proyek fisik telah dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Proyek revitalisasi sendiri saat ini, sudah selesai untuk tender pelaksanaannya. Bahkan Pemerintah Kota sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat.

“Jadi revitalisasi Pasar Mardika tetap jalan. Kemarin itu sudah rapat koordinasi dengan Pemerintah Pusat, jadi sekarang proses tender pelaksanaannya sudah selesai,” ungkap Louhenapessy, kepada wartawan di Balai Kota, Rabu (29/4).

Ketua DPD II Golkar Kota Ambon ini mengaku, dalam waktu dekat akan ada proses tender fisik untuk Pasar Mardika. Karena akan dilaksanakan dalam tahun ini, sesuai dengan yang telah direncanakan sebelumnya. “Lalu dalam waktu dekat setelah semua itu selesai kita lanjut dengan proses tender fisik,” tuturnya.

Untuk anggaran revitalisasi Pasar Mardika, akuinya, dipotong oleh Pemerintah Pusat karena sebagian besar dana disalurkan kepada penanganan covid 19 di Indonesia. “Karena seluruh anggaran itu dialihkan ke anggaran covid 19 dan itu,” tuturnya.

Dan untuk tahun ini juga Pemerintah Pusat telah memangkas 12 pasar yang direncanakan dibangun dalam tahun ini dan hanya menyisakan 2 pasar saja di Indonesia.

“Memang anggarannya di potong dari 14 pasar yang ditetapkan untuk anggaran tahun ini, itu cuma 2 pasar saja yang diakomodir itu pasar di Ambon dan ada satu lagi,” tambahnya.

Anggaran sebelumnya untuk revitalisasi Pasar Mardika sendiri yakni sebesar Rp 160 miliar yang dikucurkan oleh Kementerian PUPR maupun Kementerian Perdagangan namun telah dipotong menjadi Rp 3.8 miliar saja.

“Anggaran kali ini cuma 3,8 miliar yang penting dia ada supaya tahun depan itu dia merupakan multiyear daripada sama sekali tidak ada,” terangnya.

Walaupun dananya dipotong, Pemerintah Kota tetap akan membangun pasar lima lantai sesuai dengan perencanaan sebelumnya. “Tetap 5 lantai tidak ada perubahan untuk itu,” tegas Pieter. (DHT)

Comment