by

Ritual Kurban Wajib Protokol Kesehatan

Ambon, BKA- Jelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah, seluruh Panitia Kurban di Kota Ambon diingatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, saat melakukan penyembelihan hewan kurban. Pasalnya, proses ritual kurban akan berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

Hal ini wajib dilakukan bagi daerah yang masih waspada terhadap penyebaran virus corona disease 2019 (Covid-19) saat akan melakukan ritual kurban sesuai edaran dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Anggota Fraksi Hanura DPRD Kota Ambon, Hadianto Junaidi mengatakan, kota Ambon hingga saat ini masih berada pada zona orange pandemi Covid-19. Yang mana pelaksanaan Idul Adha atau Idul Kurban yang jatuh pada tanggal 31 Agustus 2020 atau 10 Zulhijah nanti, masih berada dalam suasana pandemi.

Sehingga perlu dikedepankan protokol kesehatan bagi seluruh pengurus maupun panitia kurban yang telah disiapkan pada masing-masing wilayah yang merayakan.

“Ini langkah supaya kita bisa mengantisipasi penularan covid-19 di wilayah kita masing-masing,” tandas Hadianto, kepada wartawan di Balai Rakyat DPRD Ambon, Senin (20/7).

Anggota Komisi I DPRD Kota Ambon ini menilai, ketika proses penyembelihan hewan kurban dilakukan, masyarakat biasanya sering berkumpul dalam jumlah yang banyak. Baik saat proses penyembelihan hingga antri untuk pembagian daging kurban.
Maka dengan kebiasaan ini, dinilai cukup beresiko terjadi penularan wabah Corona melalui kontak fisik aktif dengan orang yang telah terpapar.

“Kita kan tidak tahu siapa yang sedang terpapar dan tidak. Makanya, protap covid itu penting saat pelaksanaan penyembelihan kurban,” tuturnya

Selain panitia kurban, Dirinya juga meminta warga sekitar yang turut serta dalam proses penyembelihan hewan kurban mengikuti anjuran yang telah ditetapkan pemerintah yakni wajib memakai masker.

“Kalau bisa warga yang membantu pemotongan daging harus gunakan masker. Dan alat pemotong juga harus steril dari hal-hal yang tidak diinginkan,” harapnya.

Hal senada disampaikan Anggota DPRD Kota Ambon, Yusuf Wally. Politisi PKS ini berharap, para panitia Kurban pada masing-masing wilayah di Kota Ambon dapat mengikuti anjuran pemerintah dengan mengedepankan protokol kesehatan saat melakukan proses penyembelihan hewan kurban untuk dibagikan kepada kaum duafa.

Menurutnya, hal ini sangat penting agar masyarakat juga tetap terjaga dan dapat membantu pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19 di kota Ambon.

“Saat ini kan masih dalam suasana PSBB transisi, tentunya pelaksanaan Hari Raya Idul Adha ini akan dilaksanakan dalam suasana pandemi Covid-19. Maka perlu utamakan protokol kesehatan. Maka seluruh pengurus pantia kurban harus mengutamakan protokol kesehatan, begitupun dengan warga yang turut terlibat dalam proses penyembelihan hewan kurban ini. Agar semua tetap terjaga dan tidak ada cluster baru lagi,” harapnya. (UPE)

Comment