by

Rp 8 Miliar Dialihkan Tangani Covid-19

Ambon, BKA- Kendati pergeseran APBD belum juga dibahas, namun sekitar Rp 8 miliar anggaran DPRD Kota Ambon akan dialihkan untuk penanganan Covid-19. Seluruh pergeseran anggaran, diperkirakan akan dibahas dalam pekan ini.
Ketua DPRD Kota Ambon, Elly Toisuta menegaskan, anggaran Rp 8 miliar untuk keperluang DPRD telah dialihkan bersama anggaran lainnya untuk penanganan Covid-19. Diantaranya anggaran perjalanan dinas, rapat-rapat DPRD, pembahasan peraturan dareah (perda) dan lainnya.
Menurutnya, sesuai Surat Kepetusan Bersama (SKB) Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri, 50 persen anggaran akan dipangkas dari APBD untuk penanganan Covid-19.
“Sesuai SKB itu kan 50 persen dipotong untuk penanganan Covid-19. Dan anggaran DPRD Kota Ambon sendiri itu sekitar 8 miliar yang kita alihkan untuk penanganan Covid-19. Mulai dari anggaran perjalanan dinas, rapat, pembahasan perda, pengadaan ATK untuk tahun ini semua sekitar 8 miliar,” ungkap Toisuta, ketika dihubungi koran ini, Sabtu (25/4).
Politisi Golkar ini mengaku, untuk rapat pergeseran anggaran penanganan Covid-19 akan dibahas dalam pekan ini. Yakni sesuai koordinasi, akan segera diusulkan oleh Pemerintah Kota Ambon dalam pekan ini untuk dibahas dan ditetapkan, sebelum di kirim ke Pemerintah Pusat.
“Mungkin Senin besok (hari ini) Pemkot sudah mengirimkan data refocusing untuk kita bahas bersama. Nanti ditetapkan dan dilaporkan. Karena in refocusing dan tidak perlu dibahas sedetail mungkin, tapi harus diketahui DPRD sebelum dikirimkan,” terangnya.
Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono sebelumnya menilai, sekalipun ada SKB, namun pergeseran anggaran yang menggunakan APBD harus dirapatkan secara bersama antara DPRD dan Pemerintah Kota Ambon.
Sehingga anggaran yang diperuntukan untuk tangani wabah tersebut dapat diketahui dan diawasi penggunaannya oleh DPRD sesuai tupoksi.
“Benar ada SKB, tapi kita punya fungsi pengawasan. Dalam diktum itu ada, silahkan atur, tapi kita harus tahu berapa besar dan dari pos anggaran mana saja yang akan digunakan. Karena ini uang rakyat, maka perlu ktia ketahui untuk diawasi penggunannya,”tutur dia.
Sekretaris DPC Gerindra Kota Ambon ini memperbolehkan Pemerintah Kota mengalihkan sebagian APBD untuk penangann Covid-19, karena selaku perpanjangan tangan dari masyarakat, DPRD tentu menyetujui penggunaan anggaran tersebut.
“Nanti juga kita akan lihat, mana yang menurut kita tidak rasional kita akan coret. Silahkan mengusulkan item-item apa, yang penting seluruhnya buat kepentingan masyarakat. Dan tentu kita akan mendukung itu,” tutup Latupono. (UPE)

Comment