by

Sabtu, Lapak Pedagang Mardika Dibongkar

Ambon, BKA- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon, akan membongkar lapak pedagang di pasar Mardika pada Sabtu (22/8) akhir pekan ini. Pembongkaran tersebut akan dilakukan jika ada pedagang yang menolak untuk direlokasi.

Sekertaris Disperindag Ambon, Janes Aponno menegaskan, pembokaran akan tetap dilakukan jika ada pedagang yang bersikeras untuk direlokasi atau dipindahkan pada tiga pasar yang telah disediakan. Diantaranya, pasar Transit Passo, pasar Oleh-Oleh dan pasar Apung Mardika.

Menurutnya, eksekusi lapak pedagang Mardika, pertama akan dilakukan kepada 1.000 pedagang yang akan direlokasi ke pasar Transit Passo, Kecamatan Baguala.

Sementara TNI dan Polri serta Satpol PP juga telah dilibatkan oleh Disperindag sebagai tim eksekutor terhadap ribuan lapak pedagang yang menolak direlokasi.

“Kita mulai perdana dengan mengeksekusi pedagang yang mau dipindahkan ke Pasar Passo. Kenapa Passo duluan, karena yang mau dipindahkan kesana itu jumlahnya itu 1000 orang, dan itu yang paling banyak,” papar Janes, saat ditemui wartawan, di ruang kerjanya, Selasa (18/8).

Tak hanya itu, tambah Janes, proses pengosongan Pasar, akan berlanjut sampai pada 29 Agustus 2020 dengan waktu yang ditentukan. Hal tersebut wajib ke seluruh pedagang yang nanti akan direlokasi.

“Jadi mulai dari tanggal 22 sampai 29 Agustus, kami akan gencar melakukan penertiban, sehingga akhir bulan ini, lokasi Mardika dan sekitarnya sudah kosong total,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, ada 1.500 pedagang yang akan direlokasi sementara, sembari menunggu usai perbaikan Pasar Mardika.

Ribuan pedagang ini, telah diberikan waktu untuk relokasi sejak 11 Agustus 2020 lalu. Tetapi Disperindag berikan waktu tambahan untuk pedagang kosongkan lapak pada 22 Agustus 2020 nanti. Jika memang, pedagang tidak mau relokasi ke tiga titik Pasar yang disediakan Pemkot, maka langkah tegas akan diambil.
(BKA-1)

Comment