by

Satgas Covid-19 Diingatkan Tidak Persulit Warga

Ambon, BKA- Anggota DPRD Kota Ambon, Saidna Azhar Bin Tahir ingatkan Pemerintah Kota Ambon lewat Satgas Covid-19 untuk tidak mempersulit masyarakat yang hendak masuk wilayah kota Ambon. Pasalnya, banyak masyarkat yang mengeluh lantaran dipersulit dengan surat izin masuk.

Keluhan tersebut banyak disampaikan di media sosial, dimana warga merasa dipersulit terkait izin masuk kota Ambon yang diverifikasi oleh petugas lapangan hingga berhari-hari. Sehingga mempersulit pekerjaan masyarakat.

“Kita ingatkan pihak Satgas Covid yang ada di pos perbatasan Ambon dan Maluku Tengah, untuk tidak persulit masyarakat yang hendak masuk Kota Ambon. Karena banyak laporan ada berbagai perizinan yang harus diverifikasi hingga berhari-hari. Bukannya dipercepat tapi justru dipersulit. Ini yang harus dievaluasi,” tandas Saidna, saat dikonfirmasi koran ini, di Balai Rakyat Belakang Soya, Kamis (26/11).

Politisi PKS ini menilai, masyarakat kota Ambon tidak seluruhnya bekerja seputaran kota bertajuk Manise ini. Tetapi ada sebagian yang bekerja di luar Ambon, yakni wilayah kabupaten Maluku Tengah maupun kabupaten lainnya.

Sehingga proses perizinan dan sebagainya harus dipercepat agar tidak mempersulit warga di masa pandemi Covid-19.
“Banyak warga mengeluh, karena merasa dipersulit soal verifikasi izin masuk dan sebagainya. Sementara mereka harus bekerja bolak balik Ambon Maluku Tengah. Maka itu, kita ingatkan Satgas Covid tidak mempersulit masyarakat soal izin-izin masuk dan sebagainya,” tandasnya.

Dikatakan, DPRD bersama mitra Pemerintah Kota sementara disibukan dengan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) 2021 yang harus diselesaikan sebelum akhir November 2020. Dan jika ada waktu untuk dibahas, maka persoalan ini akan disampaikan ke internal komisi, untuk dipertanyakan kepada Satgas Covid-19 Kota Ambon.

“Kita sementara menyelesaikan APBD, karena deadlinenya sampai bulan November ini. Tapi ini akan tetap disampaikan ke komisi agar dipertanyakan ke Satgas Covid. Kita harap, izin-izin masuk yang diharuskan itu tidak mempersulit warga. Jangan di pos pos masuk diperketat, sementara di berbagai lokasi keramaian justru lemah pengawasan,” pesan Sekretaris Komisi I ini. (UPE)

Comment