by

Satu Koperasi Laksanakan RAT Virtual

Ambon, BKA- Setelah sebelumnya 26 koperasi yang ada di Kota Ambon melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT), giliran 1 koperasi kembali melaksanakan RAT secara virtual. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Ambon, Martin Keiluhu, saat dihubungi koran ini, Sabtu (4/7).

Menurutnya, sudah ada 26 koperasi yang lakukan RAT pada periode Januari-Maret. Dan akibat pandemi Covid-19 saat ini, RAT tersebut ditunda sesuai dengan peraturan yang ada untuk menghindari terjadinya perkumpulan orang.

“Memang Pemerintah melarang untuk melakukan pertemuan dalam skala besar. Kita tetap lakukan itu walaupun secara virtual. Dan 1 koperasi yang baru melaksanakan RAT secara virtual,” terang Keiluhu.

Ia menjelaskan, saat ini koperasi memang dapat melaksanakan RAT tapi dilaksanakan secara virtual. Guna menghindari adanya perkumpulan banyak orang yang dapat memperbesar penyebaran covid-19.

Diketahui, jumlah koperasi yang ada di kota Ambon sebanyak 647. Dari jumlah tersebut, yang masih aktif berjumlah 265, sementara yang tidak aktif 382. Dan sesuai dengan ketentuan yang terakhir diberlakukan, jika selama 2 tahun berturut-turut sebuah koperasi tidak melaksanakan RAT, maka mereka di kategorikan siap di bubarkan.

RAT dilakukan sebagai bentuk tanggungjawab koperasi terhadap kinerja dari anggotanya dan sebagai informasi kepada pemerintah.

“Tercatat sedikitnya sebanyak 265 koperasi yang aktif di Ambon. Dan koperasi yang baru laksanakan RAT itu baru 26 koperasi. Kita berupaya supaya yang laksanakan RAT tahun ini sesuai dengan target. Karena kalau yang tidak laksanakan selama dua tahun atau tiga tahun akan dibubarkan,” tegasnya

Untuk pelaksanaan RAT sendiri, pihaknya telah menugaskan lima petugas pendamping untuk mendampingi koperasi-koperasi yang belum melaksanakan RAT. Sehingga pelaksanaan RAT dapat dilaksanakan sesuai dengan aturan.

“Jadi ada lima petugas yang memang dibiayai oleh Pemerintah Pusat untuk menjadi tenaga pendamping. Untuk itu, kita tugaskan mereka jalan ke koperasi-koperasi yang belum RAT. Supaya mereka bisa pacu koperasi untuk laksanakan RAT,” imbuh dia.

Untuk itu, diharapkan kedepan menjadi contoh bagi koperasi yang lain, walaupun bisa melakukannya secara virtual, dan mudah-mudahan bisa terlaksana semuanya.

“Saya harapkan, semua koperasi yang belum melaksanakan RAT bisa melaksanakannya. Walaupun di tengah pandemi,” harapnya. (DHT)

Comment