by

Satu Pegawai Pengadilan Positif Versi Rapid Test

Ambon, BKA- Salah satu pegawai di Pengadilan Negeri (PN) Ambon dinyatakan reaktif positif Covid-19, sesuai hasil Rapid Test yang dilakukan terhadap 62 pegawai di PN Ambon, Rabu (10/6).

Rapid test yang dilakukan tersebut merupakan permintaan pihak Pengadilan sendiri terhadap tim Gugus Tugas Penanganan dan percepatan Covid-19 Provinsi Maluku.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, hasilnya salah satu pegawai kontrak di Pengadilan Negeri Ambon dinyatakan reaktif sehingga diminta untuk sementara diistirahatkan.

“Tadi dari pantauan ada satu orang tenaga kontrak yang reaktif dan langsung di istrahatkan untuk isolasi mandiri,” ungkap Humas PN Ambon Lucky Rombot Kalalo kepada Wartawan, Rabu kemarin.

Juru bicara ketua PN Ambon ini mengatakan, kegiatan rapid test ini dilakukan sebagai upaya untuk memetakan virus Corona di Kota Ambon. Sehingga akan lebih mudah memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kegiatan pemeriksaan rapid test itu, tambah dia, atas permintaan pihak pengadilan ke Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Maluku. Dengan harapan seluruh hasil tes kesehatan para pegawai semua bagus.

Hanya saja, dari 96 orang Pegawai PN yang harus mengikuti tes, 34 orang tidak ikut berpartisipasi.

“Jadi yang ikut tes Rapid 62 orang dan yang positif reaktif 1 Orang tenaga kontrak,” katanya.

Ditanya soal mengapa sebagian pegawai tidak mengikuti rapid test tersebut, Kalalo mengaku tidak tahu apa alasannya.

“Tidak tahu apa alasannya tapi mereka sendiri yang menghindar, padahal sudah disediakan tes gratis,” terang Kalalo.

Untuk diketahui, warga yang terinfeksi virus Corona atau Covid-19 di Kota Ambon mengalami kenaikan. Sebab saat ini wilayah Kota Ambon dikategorikan sebagai zona merah atas Covid 19.

Hingga kini jumlah total warga Kota Ambon yang terinfeksi virus Corona sebanyak 248 orang. Diantaranya 174 orang masih dalam perawatan, 68 orang sudah sembuh dan 6 meninggal dunia. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 27 orang. Sedangkan, Orang Dalam Pengawasan (ODP) berjumlah 31 orang. (SAD)

Comment