by

Sekolah Butuh Panduan Pembelajaran

Ambon, BKA- Guna menyeragamkan teknis pembelajaran antara TK, SD, SMP dan SMA di Kota Ambon, Satuan Pendidikan (SP) memerlukan panduan pembelajaran dari pemerintah.

Panduan pembelajaran yang dibutuhkan, kata Kepala SD Negeri 40 Ambon, Abdulah Soamole, adalah soal pengaturan teknis pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi. Bukan menyeragamkan pola pembelajaran.

Hal tersebut, katanya, sesuai dengan apa yang sudah disampaikan oleh Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, kepada Disdik Kota Ambon maupun Disdikbud Provinsi Maluku.

“Jadi yang dimaksudkan oleh Pak Walikota adalah mungkin soal teknis pelaksanaan pembelajaran. Sebab kalau pola pembelajaran tidak bisa diseragamkan. Karena pola pembelajaran masing-masing tingkatan sekolah itu berbeda. Kalau benar panduan itu untuk mengatur teknis pelaksanaan pembelajaran, maka itu dibutuhkan. Karena itu penting diseragamkan,” ujar Soamole, Minggu (19/7)

Menurutnya, panduan pembelajaran itu penting untuk diatur, karena hingga sampai dengan saat ini, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) masih tetap berjalan secara Daring dan Luring atau secara jarak jauh, akibat masih mewabahnya Covid-19.

“Jadi itu penting untuk diperhatikan. Karena suasana ini, anak-anak masih belajar secara Daring di rumah. Dengan demikian, secara teknis pelaksanaan dilapangan, harus sama. Dalam hal ini, teknis penyampaian materi kepada siswa itu sama. Menurut saya, itu yang dimaksudkan dari keinginan Pak Walikota,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya sangat mendukung adanya rencana perumusan penduan pembelajaran tersebut.

Soamole menilai, apa yang disampaikan Walikota Ambon itu, sangat baik. Karena akan sangat membantu sekolah selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ini.

“Ini semua dilakukan, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Karena itu, kita berharap, apa yang disampaikan oleh Pak Walikota itu bisa dilakukan. Semoga musibah ini cepat berlalu, agar proses KBM kembali berjalan dengan baik dilakukan,” pungkasnya. (LAM)

Comment