by

Sekolah Diingatkan Maksimalkan PJJ

Ambon, BKA- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mengingatkan pihak Satuan Pendidikan (SP), baik tingkat PAUD, SD dan SMP, khusus pada Desa Wakarlely dan Kaiwatu yang ada di Kota Tiakur, untuk memaksimalkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

PJJ yang dilakukan pada Ibu Kota Kabupaten MBD ini tidak dilakukan secara Daring, melainkan secara Luring. Dengan demikian, sangat diperlukan kesiapan sekolah, khusus para guru supaya PJJ dapat berjalan dengan maksimal.

Plt Kepala Dinas Pendidikan MBD, Ferdinand Lewier, mengungkapkan, salah satu alasan sekolah di Tiakur, tidak menjalankan PJJ menggunakan metode Daring, karena terkendala jaringan internet.

“PJJ yang kita lakukan metodenya adalah guru berikan tugas kepada siswa untuk belajar di rumah. Disamping itu, guru juga datangi siswa dari rumah ke rumah, untuk pendampingan belajar. Dan soal itu menjadi tanggungjawab Kepala Sekolah (Kepsek). Untuk itu, sekolah diingatkan untuk bisa maksimalkan PJJ ini, karena bisa saja tidak berjalan maksimal. Akibat terkendala fasilitas Daring, jadi tidak bisa belajar online,” kata Ferdinand, Minggu (21/2).

Menurutnya, PJJ yang sudah mulai berlangsung pada 16 Februari lalu, akan berakhir 26 Februari mendatang. Hal itu akan terus disesuaikan dengan situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 di Kota Tiakur dan sekitarnya.

“Sebab, rata-rata yang sudah terkonfirmasi Covid-19 adalah orangtua. Karena itu, kita ambil langkah PJJ dan akan terus disesuaikan dengan kondisi. Kalau hingga 10 hari, kondisi belum memungkinkan, maka kita pasti akan lanjutkan PJJ, guna memutuskan penyebaran virus,” tutur Ferdinand. (LAM)

Comment