by

Sekolah Ragu Ambil Keputusan terkait KBM

Ambon, BKA- Sejumlah sekolah di Kota Ambon masih ragu dalam mengambil keputusan, terkait pola pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tahun ajaran 2020/2021 mendatang.

Karena memang sampai sekarang, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ambon belum mengeluarkan keputusan terkait pelaksanaan KBM pada tahun ajaran baru nanti.

Kepala TK Xaverius Ambon, Klara Lamere, mengatakan, pihaknya tidak bisa mengambil keputusan sendiri, tanpa adanya intruksi dari Disdik Kota Ambon.

Sebab, menurutnya, untuk semua proses kesiapan pelaksanaan KBM di tahun ajaran baru ini, semuanya sudah diatur oleh Pemerintah Pusat. Untuk selanjutnya di tindaklanjuti di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Karena berbagai aturan yang dibuat oleh pempus itu kan harus disesuaikan di tingkat daerah masing-masing. Otomatis, di Kota Ambon juga pasti punya aturan sendiri. Apalagi sekarang ini sudah zona merah, tidak mungkin kita ambil keputusan yang berbeda dengan pihak dinas,” ujarnya, Rabu (17/6).

Untuk itu, dia berharap, agar Disdik Kota Ambon secepatnya mengeluarkan keputusan terkait pola KBM, untuk memudahkan sekolah melakukan berbagai persiapan jelang tahun ajaran baru, yang rencananya dimulai 13 Juli mendatang.

“Kalau sudah ada aturannya, pasti kita di sekolah ikuti. Tidak mungkin melanggarnya. Tapi kalau belum ada begini kan, kita masih ragu dan binggung, tidak tahu mau ambil keputusan seperti apa. Karena itu, kalau bisa ada intruksi, supaya kita bisa sesuaikan dengan situasi dan perkembangan,” papar Lamere.

Menurutnya, jika pada saatnya, aturan mengharuskan KBM dilakukan di sekolah, pihaknya akan tetap siap. Yang terpenting, semua yang dilakukan nanti tidak berdampak bagi kesehatan dan keselamatan para siswa.

“Karena untuk saat ini, keselamatan siswa yang paling dipentingkan di tengah Covid-19. Jadi kalau pada saatnya, intruksi pemerintah untuk kita lakukan KBM di sekolah, maka kita tetap siap. Dengan catatan, pemerintah harus pastikan dulu kesiapan sekolah, demi menjaga anak-anak tetap aman dari penyebaran virus corona,” tandas Lamere. (LAM/MG1)

Comment