by

Sekolah Semakin Antusias Gunakan Aplikasi Online

Ambon, BKA- Sejumlah sekolah di Kota Ambon semakin antusias menggunakan berbagai aplikasi online dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Kepala SD Negeri 13 Ambon, Abdulah Waliulu, mengungkapkan, sejak pemerintah menghentikan aktivitas di sekolah dan menggantinya dengan belajar di rumah secara daring atau online, ada beberapa aplikasi belajar online yang dipakai oleh siswa dan guru selama pandemi Covid-19.

“Karena dengan kita menggunakan aplikasi online, ternyata sangat membantu sekali. Sehingga kita di sekolah sangat bersemangat, jika ada aplikasi baru. Kita mau belajar gunakan, untuk memudahkan kerja-kerja sekolah,” ungkap Walilulu, Senin (15/6).

Dia mengakui, untuk mengoperasikan aplikasi-aplikasi tersebut memang tidak mudah. Harus butuh belajar dan memiliki perangkat terkini yang mendukung.

Tapi dengan kerja sama dari berbagai pihak, dia merasa sangat terbantu. “Salah satunya adalah Ikatan Guru Indonesia (IGI) Maluku, yang selalu membantu kita memberikan penjelasan. Bagaimana cara menggunakan aplikasi online, baik untuk proses belajar, juga untuk kerja sekolah yang lain. Jadi semua ini, tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama semua pihak. Termasuk sekolah-sekolah tertentu yang sudah menggunakan aplikasi online lebih dulu. Mereka juga berbagi dengan kita. Salah satunya adalah aplikasi online yang akan dipakai untuk proses penerimaan laporan pendidikan di tanggal 19 Juni nanti,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya sangat mengapresiasi IGI Maluku serta beberapa sekolah lain, yang selalu berbagi.

Katanya, semua yang dilakukan itu perlu diapresiasi. Karena sangat membantu sekolah lain, agar KBM secara online dapat dilakukan secara optimal.

“Kita berharap, agar selalu ada dukungan dan kerja sama diantara lembaga pendidikan, untuk kepentingan kemajuan sekolah yang lebih baik. Lewat penggunaan aplikasi online yang ada. Kita ingin, Covid-19 ini bisa membuat lembaga pendidikan mengikuti kemajuan teknologi, dengan mengimplementasi teknologi edukasi. Baik aplikasi belajar online buatan sekolah maupun platform yang sudah beredar secara luas. Intinya, kita siap belajar, jika itu untuk pengembangan sekolah di tengah Covid-19 ini,” pungkas Waliulu. (LAM)

Comment