by

Sekolah Siap Jika KBM Dilakukan di Sekolah

Ambon, BKA- Kepala SD Negeri Teladan Ambon, E. Likumahua, mengungkapkan, pihaknya telah siap dengan sejumlah strategi, jika peoses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada tahun ajaran 2020/2021 mendatang kembali dilakukan di sekolah.

Semua strategi itu disiapkan untuk memastikan anak-anak dapat belajar dengan tenang dan nyaman di sekolah, tampa takur tertular Covid-19.

“Karena itu, kita hanya menunggu perintah dari pemerintah saja. Kalau memang diharuskan (KBM-red) di sekolah, maka kita harus sambut itu dengan senang hati. Tapi kalau tidak, maka tentu kita akan belajar di rumah lagi. Yang penting kita sudah siap jika KBM dilakukan di sekolah,” ungkap Likumahua, Senin (8/6).

Sementara soal tahun ajaran baru 2020 yang akan dimulai pada 13 Juli nanti, Likumahua belum memastikan, apakah tahun ajaran baru ini benar-benar akan dimulai pada 13 Juli atau tidak.
Yang jelas, kata dia, soal KBM dengan tatap muka di sekolah memerlukan kesiapan yang maksimal. “ Seandainya masuk tanggal 13 Juli, maka kita siap. Tinggal menunggu pengumuman pemerintah, kapan sekolah dimulai,” katanya.

Ada sejumlah strategi yang telah dirumuskan, diantaranya, mengurangi jam belajar dengan masuk 3 jam sehari, tanpa jam istirahat. Selain itu, pihaknya juga telah merumuskan aturan untuk mengatur jumlah siswa dan memberlakukan physical distancing saat KBM di dalam ruang kelas.

“Tapi ini hanya kebijakan sekolah secara internal saja. Dalam hal ini menghilangkan jam istirahat dan memperpendek jam pelajaran, minimal 3 jam sampai 4 jam. Sedangkan jumlah siswa dan pengaturan jarak, itu pasti,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan masker bagi siswa dan para guru. “Kita sudah siapkan mereka punya masker. Termasuk guru juga sudah. Jadi kalau KBM di sekolah, segala sesuatu yang berkaitan dengan Covid-19, sudah kami siapkan,” pungkas Likumahua. (LAM)

Comment