by

Sekolah Usulkan KBM Dilakukan Secara Tatap Muka

Ambon,BKA- Kepala SD Negeri 3 Ambon, Lin Was, mengusulkan agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) untuk tingkat SD kembali dilakukan secara tatap muka disekolah pada tahun ajaran baru 2020/2021.

Menurutnya, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dilakukan saat ini sulit diterapkan bagi anak-anak SD. Lantaran dinilai belum mampu menyesuaikan diri dengan pola PJJ itu.

“Ini usul saja. Kalau bisa, KBM khusus SD itu dilakukan di sekolah. Biar saja PJJ itu untuk SMP dan SMA, karena mereka sudah bisa belajar jarak jauh. Kasihan, anak-anak SD ini masih kecil. Mau pakai cara apapun, tetap sulit. Karena memang mereka masih kecil. Apalagi siswa yang baru masuk sekolah ini,” ujar Was, Senin (27/7).

Memang Kota Ambon masih didera wabah Covid-19, namun hal itu bisa diantisipasi dengan berbagai langkah teknis, untuk mencegah penularan virus itu dilingkungan sekolah.

“Kalau sekolah dibuka, maka kita akan mengatur untuk satu hari satu kelas. Jadi satu hari itu khusus satu kelas saja. Karena dibagi enam Rombongan Belajar (Rombel). Ini untuk mencegah adanya virus di sekolah. Saya kira, kalau cara ini kita lakukan, tidak ada kendala lagi soal proses belajar bagi anak-anak SD ini. Menurut saya, itu lebih baik dari pada menggunakan aplikasi zoom lewat HP atau laptop,” papar Was

Hal itu dilakukan, katanya, untuk menghilangkan keluhan dari siswa maupun para orangtua, terkait PJJ yang dilakukan. Karena hingga saat ini, para guru terus mendapatkan keluhan dari orangtua, yang merasa PJJ sangat memberatkan.

“Karena itu, baiknya kita buka sekolah saja. Suapaya anak-anak bisa terjangkau. Tapi kalau mau bertahan dengan PJJ, maka anak-anak bisa saja tidak bisa pintar. Karena pengalaman hasil evaluasi kemarin, anak-anak justru kualitas menurun sekali. Ini terjadi, karena memang mereka tidak belajar dengan baik di rumah. Itu kira-kira, alasan kenapa kita usulkan untuk KBM kembali dilakukan disekolah,” pungkas Was. (LAM)

Comment