by

Sektor Unggulan Pajak Alami Penurunan 20 Persen

Ambon, BKA- Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ambon, I Made Agus Hari Sentana, mengaku, penerimaan pajak dari sejumlah sektor unggulang mengalami penurunan, masing-masing 20 persen pada periode Januari hingga Juli bulan berjalan tahun 2020.

“Untuk penerimaan pajak didominasi sektor unggulan, yakni, jasa keuangan 22.07 persen, Administrasi pemerintahan 21.79 persen dan Konstruksi 20.89 persen. Angka tersebut mengalami penurunan penerimaan pajak, jika dibandingan dengan periode yang sama ditahun sebelumnya sebesar 20 persen,” katanya, kepada koran ini, di Ambon, kemarin.

Sentana menyebutkan, untuk jumlah keseluruhan penerimaan pajak di Ambon dari seKtor-sektor yang ada, terhitung sejak 1 Januari hingga 21 Juli 2020, ada selisi sebesar Rp 461.013.218.473. Dengan rincian untuk jumlah penerimaan di tahun 2019 sebesar Rp 1.160.060.639.292, sedangkan dalam periode yang sama di tahun 2020 hanya mencapai Rp 699.047.420.819.

“Target kita di tahun 2019 berkisar Rp 1,9 triliun. Yang tercapai (realisasinya) sekiar Rp 1,6 triliun atau sekiar 60 persen dari yang ditargetkan. Sementara di tahun 2020 periode yang sama ditargetkan sekitar Rp 2 triliun, namun yang tercapai hanya Rp 699 miliar,” sebutnya.

Sebelumnya, Sentana juga berharap melalui beberapa relaksasi yang diberikan, diharapkan para wajib pajak juga tetap menjalankan kewajibannya sesuai dengan aturan yang ada.

“Dengan relaksasi ini, pemerintah berharap wajib pajak dapat melaksanakan kewajiban perpajakannya dengan baik dan tidak menunda menyetorkan pajak yang terutang. karena pajak yang dibayarkan sangat diperlukan oleh negara dalam penanganan wabah Covid-19. Wajib pajak badan juga dapat memanfaatkan penghitungan angsuran PPh Pasal 25 Tahun 2020 dengan menggunakan tarif PPh yang lebih rendah (22 persen),” tuturnya. (KJH)

Comment