by

Seleksi IPDN Harus Transparan

Ambon, BKA- Panitia seleksi penerimaan calon mahasiswa Institut Pegawai Dalam Negeri (IPDN), diingatkan agar melakukan seleksi secara terbuka dan tranparan.

Hal itu sangat penting, mengingat peminat masyarakat Maluku untuk masuk IPDN sangat tinggi. Dari jatah 27 orang, yang mendaftar mencapai 1.500 orang. Namun setelah melalui seleksi, tersisa 1.100 orang. 400 orang dinyatakan gugur.

Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury, menegaskan, siswa yang lolos IPDN harus merupakan keterwakilan putra/putri dari Maluku, yang betul-betul terpilih karena memiliki skil, kemampuan dan kualitas.

“Sekali lagi saya ingatkan, jangan main-main dengan proses seleksi ini. Saya juga minta, harus dapat lebih serius. Karena seleksi yang tidak tepat, akan berakibat pada mutu dari yang diutus dari Maluku ini. Tetapi kalau kualitas seleksinya diperhatikan dengan baik, maka hasilnya pasti akan lebih baik,” pintanya.

Menurutnya, Sumber Daya Manusia (SDM) di Maluku ini memiliki masalah tersendiri, baik pendidikannya maupun kesehatannya.

“Karena itu, bagaimana kita mengolah hal-hal yang menjadi titik lemah dalam rangka pengembangan SDM dapat kita kurangi. Karena bagaimanapun juga, kita inginkan orang-orang di Maluku memiliki daya saing yang cukup di bidang pemerintahan maupun bidang-bidang yang lain,” pungkasnya.(RHM)

Comment