by

Semarak Warga Batu Koneng Jelang HUT Kemerdekaan

Ambon, BKA- Semarak menjelang perayaan HUT Kemerdekaan RI k2-75, tampak jelas terlihat di RT 004/04 Dusun Batu Koneng, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon. Pernak-pernik kememerdekaan dan gapura yang bercat merah puti, serta bendera disepanjang jalan menjadi simbol rasa cinta tanah air warga disini.

“Jadi ini merupakan inisiatif pemuda dan warga disini. Warga ingin agar menjelang 17 agustus ada hal yang berbeda, jadi para pemuda dan warga bekerja sama untuk membersihkan dan merenovasi sedikit lorong ini. Dana untuk membeli cat dan umbul-umbul juga dari warga sendiri. Warga patungan lalu menjual bazaar agar bisa membeli alat dan bahan yang nanti akan diperlukan,” tutur La khariman ketua RT 004/04 Dusun Batu Koneng.

Khariman juga mengakui, akan ada lomba yang diadakan dalam menyongsong 17-an nanti, dana dan hadiah perlombaan juga ditanggung dari bazaar yang dijual warga. ” Kami juga akan mengadakan lomba bagi anak-anak. Lombanya antara lain gigi kerupuk, balap karung, balap kelereng dan tarik koin. Untuk segala alat dan juga hadiah itu dari uang hasil jual bazaar dari warga juga. Karena yang ikut itu ank sekolah jadi hadiah juga peralatan tulis. Ini semua hanya untuk memperingati dan memeriahkan HUT RI nanti. Lomba diadakan selama dua hari yaitu 16-17 agustus nanti,” tambahnya.

Walaupun meriah dan semarak, tetap saja protokoler kesehatan harus diperhatikan. Untuk itu lomba dan kegiatan 17-an nanti hanya boleh diikuti warga RT 004 saja, tidak diijinkan warga luar untuk ikut. Selain itu juga warga dihimbau untuk menggunakan masker dan akan disediakan tempat cuci tangan oleh panitia lomba nantinya. Tahun sebelumnya jika 17 agustus seluruh warga Dusun Koneng dari RT 01-05 turut merayakan hari ini. Namun untuk tahun ini tidak seperti tahun sebelumnya. Hanya warga RT 004/04 yang merayakan hari ini.

“Kami tetap memperhatikan protokoler kesehatan yang ada. Warga dihimbau untuk tetap menggunakan masker, selain itu kami juga menyediakan tempat cuci tangan agar warga bisa terus mencuci tangan. Untuk meminimalisir kerumunan, kami membatasi warga luar agar tidak ikut saat lomba. Tahun sebelumnya setiap 17 agustus seluruh warga Dusun Batu Koneng mulai dari RT 001-005 membuat kegiatan dan perlombaan. Karena adanya pandemi jadi hanya warga RT 004/04 yang membuat kegiatan dan perlombaan,” pungkasnya. (MG-1)

Comment