by

Siapa Calon KaKanwil Kemenag Maluku

Ambon, BKA- Sejak ditinggalkan oleh Fesal Musaad ke Sulawesi Tenggara (Sultra) sebagai Kepala Kantor Wilayah (KaKanwil) Kemenag disana, sejak beberapa waktu lalu, jabatan Kakanwil Kemenag Maluku kosong. Hanya dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Namun Pemerintah Pusat mulai melakukan seleksi, siapa yang akan menjadi KaKanwil Kemenag Maluku. Ada sembilan nama yang mengikuti seleksi awal, yang terdiri dari seleksi proposal writing, in basket exercise. Setelah itu dilanjutkan dengan inventory sikap kerja dan talents mapping, tes psikologi serta persantase dan wawancara.

Hal itu sesuai Pengumuman Kementerian Agama RI Nomor 11/Pansel/05/2020 tertanggal 13 Mei, tentang hasil Computer Assisted Tes (CAT) calon pejabat pimpinan tinggi pratama Kemenag.

Dari sembilan nama yang ikut seleksi itu, hanya enam nama yang lolos. Yaitu, Plt Kakanwil Kemenag Maluku Jamaludin Bugis, Kakamenag Maluku Tengah (Malteng) Hanafi Rumatiga, Ismail Tuanany yang merupakan dosen IAIN Ambon, Rappe dari Sulawesi Selatan, Nasrudin L Midu dari Sulawesi Tengah dan Abdul Hamid Rahanyamtel dari Papua Barat.

Selanjutnya, keenam nama tersebut akan diusulkan ke Menteri Agama (Menag) RI untuk langsung menentukan siapa KaKanwil Maluku atau melakukan seleksi lain lagi, baru penentuan KaKanwil. Itu tergantung putusan Menag.

Kasubag Kepegawaian dan Hukum Kanwil Kemenag Maluku, La Ciri, mengatakan, semua proses seleksi itu dilakukan secara online oleh panitia seleksi pusat. Sehingga para peserta mengikuti seleksi dari daerahnya masing-masing, dengan fasilitas yang disediakan oleh Kanwil Kemenag setempat.

“Sebenarnya kewenangan seleksi ini bukan ada di daerah, tapi di pusat. Berhubung pandemi Covid-19, para paserta tidak bisa ke Jakarta untuk ikut seleksi, maka timsel pusat lewat Biro Kepegawaian Kemenag RI meminta bantua Subag Kepegawaian disemua provinsi, termasuk di Maluku, untuk membantu melaksanakan proses seleksinya,” terang La Ciri, kepada koran ini, Kamis (18/6).

Untuk itu, dia berharap, dari proses seleksi yang dilakukan itu dapat segera ditentukan hasilnya, agar jabatan KaKanwil Kemanag yang saat ini kosong, bisa segera terisi.

“Karena terjadi kekosongan jabatan Kakanwil dan ini juga menghambat proses kenaikan pangkat dijajaran Kemenag Maluku, lantaran dengan kewengan Plt yang terbatas. Sehingga sangat dibutuhkan pejabat yang difinitif dalam proses kenaikan pangkat,” pungkasnya.(RHM)

Comment