by

Siswa Diberikan Kesempatan Bermain

Ambon, BKA- Siswa telah diberikan kesempatan bermain di rumah, untuk menghilangkan kejenuhan pada proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), yang berjalan lama.

Kepala SD Negeri 2 latuhalat, C. Tlingkery, mengatakan, hal itu dilakukan sesuai dengan himbauan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Kota Ambon.

“Itu himbauan dari Kadisdik, pak Fahmi Salatalohy, saat melakukan rapat dengan kepala-kepala sekolah. Pak Kadis himbau, agar pembelajaran akhir-akhir ini tidak boleh memaksan siswa untuk belajar, tapi berikan kesempatan bagi mereka untuk bermain supaya mereka tidak stress,” ungkap Slingkery, Kamis (14/5).

Menurutnya, himbauan Kadisdik Kota Ambon itu berawal dari hasil evaluasi PJJ selama ini, yang rata-rata anak SD sudah merasa jenuh, karena sudah lama tidak bersosialisasi dengan teman-teman di sekolah.

“Itu jelas dari hasil pantauan dan evaluasi. Bahwa mereka memang sudah jenuh belajar di rumah. Sehingga guru-guru dihimbau untuk tidak paksakan mereke belajar, apalagi yang ingin mengejar target kurikulum. Harus maksimal dalam pembelajaran yang membentuk karakter sesuai kondisi Covid-19 ini,” ujarnya.

Himbauan tersebut juga diambil karena pada akhir Mei nanti, sudah harus merampung nilai-nilai untuk penentuan kenaikan kelas pada Juni mendatang.

“Minggu ke 4 dalam bulan ini (Mei), guru-guru sudah harus mulai merampung nilai siswa, untuk pengisian laporan pendidikan. Jadi memang, PJJ diakhir-akhir ini tidak dipaksakan lagi. Apalagi paksakan anak untuk belajar,” tandas Slingkery. (LAM)

Comment