by

Siswa Diminta Semangat Belajar di Rumah

Ambon, BKA- Tanpa terasa, proses belajar dirumah kini telah berlangsung sekitar satu bulan, akibat penularan virus corona di tengah masyarakat.

Namun siswa mulai merasa bosa dengan program belajar rumah itu, karena di perhadapkan dengan sejumlah tugas yang harus diselesaikan setiap hari.

“Mereka sendiri mengatakan hal itu juga, kalau mereka sudah bosan dan ingin ke sekolah. Kasihan juga, tetapi sebagai guru kita harus berikan pencerahan kepada mereka, bahwa dengan adanya pandemi Covid-19 ini, kita diliburkan demi menghindari wabah ini. Jadi kita belajar di rumah saja dulu. Karena itu, harus tetap semangat belajar di rumah, jangan bosan-bosan,’’ ujar Kepala SD Teologi Kristen Suli, Welmintje Hehalatu, Kamis (23/4).

Saat ini, lanjutnya, hanya itu yang bisa disampaikan kepada siswa. Yakni, penguatan dan pencerahan saja. Pasalnya, penyakit yang masih mewabah ini belum dapat dipastikan kapan berakhir, sehingga proses belajar di sekolah bisa dilakukan kembali.

“Ini saja sudah ada diperpanjang lagi sampai bulan Mei. Tentunya anak itu bosan, karena di rumah dan belajar. Libur juga tidak kemana-mana, hanya di rumah. Jadi pasti bosan. Sebagai guru, kita hanya ingatkan orangtua agar yang penting adalah anak itu nyaman dan dapat belajar dengan baik. Harus melihat mereka dengan baik, agar jangan sampai mereka menjadi bosan,’’ tuturnya.

Menurutnya, karena berbagai keterbatasan, ada sejumlah siswa yang harus belajar bersama dengan temannya. Sehingga secara rutin proses belajar mereka terus dipantau oleh para guru. Bukan hanya mendampingi saat belajar tetapi juga untuk memastikan mereka tetap terhindar dari penyakit berbahaya itu.

“Tidak bisa paksakan mereka untuk belajar sendiri. Maka dari itu, kami mengontrol dan memantau itu. Banyak anak-anak yang orangtuanya tidak memiliki HP, jadi kita mengerti saja,’’ pungkas Hehalatu. (LAM)

Comment