by

Siswa Terus Mengeluh Belajar di Rumah

Ambon, BKA- Kepala SD Negeri 3 Ambon, Lin Waas, mengungkapkan, anak-anak terus mengeluh karena sudah jenuh belajar di rumah.

“Memang mereka mengeluh. Tapi kita mau bikin apa. Yang bisa dilakukan, hanya berikan pengertian dan motivasi agar mereka bisa tetap bertahan dalam situasi ini,” ujar Waas, Minggu (10/5).

Menurut Waas, proses Belajar Jarak Jauh (BJJ) yang sementara dilakukan ini, sangat berpeluang untuk terus diperpanjang. Mengingat, Covid-19 terus mewabah.

Karena itu, tidak ada cara lain, katanya, selain memberikan pemahaman yang baik kepada anak-anak. Agar mereka memahami situasi dan kondisi saat ini.

“Karena kalau mau dibilang, kita juga rindu mereka. Tapi ini musibah yang harus kita jalani. Dengan demikian, kita selalu ingatkan orangtua, untuk maksimal dalam mendampingi mereka di rumah sambil berikan pemahaman. Sebab, kalau mereka belajar tanpa orangtua, pasti bikin mereka jenuh belajar,” pungkasnya.

Dengan situasi ini, menurut Was, orangtua mesti jadikan itu sebagai proses pembelajaran berharga. Bahwa mendidik anak-anak ini tidak segampang membalikan telapak tangan..

“Jangan biarkan mereka belajar sendiri. Apalagi anak-anak yang kelas I, II, dan III. Kalau mereka jenuh, itu pertanda pendampingan orangtua yang belum maksimal. Ini yang harus kita perhatikan, supaya anak-anak ini bisa tetap belajar dengan baik. Mampu lewati musibah ini dengan baik,’’pinta Was.

Memang sebenarnya, lanjut dia, proses belajar di rumah tidak seperti di sekolah. Tapi demi kebaikan anak-anak, proses BJJ ini harus tetap berjalan, agar mereka bisa belajar meskipun mereka di rumah.

“Walaupun mereka jenuh. Tapi kondisi begini, kita harapkan anak-anak ini bisa tetap belajar. Kita berdoa, penyakit ini bisa cepat berlalu, supaya kita belajar kembali seperti biasa,” tutup Waas. (LAM)

Comment