by

Situs Belajar Daring Perlu Dikontrol Pemerintah

Ambon, BKA- Smartphone saat sudah menjadi kebutuhan siswa dalam proses belajar mengajar, seiring kebijakan pemerintah agar sekolah menerapkan pola Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang secara Daring di masa pandemi Covid-19. Sehingga penggunaannya dikalangan siswa sudah tiak bisa dibatasi.

Memang kebijakan itu perlu dilakukan, sebagai upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah.

Namun saat ini, siswa juga dihadapkan dengan masalah lain yang terkait kemampuan untuk mengakses berbagai informasi global, yang didalamnya terdapat berbagai informasi negatif. Salah satunya situs yang bersifat pornografi.

Untuk itu, pemerintah harus dapat mengantisipasi hal itu dengan berbagai kebijakan, yang mampu mengontrol situs yang digunakan oleh siswa selama belajar Daring.

Hal itu sangat dimintakan oleh para guru, agar anak-anak tidak terpapar konten negatif atau pornografi selama proses belajar Daring. Mengingat siswa dituntut menggunakan Hp android dan akses internet untuk melakukan PJJ.

Wakil Kepala SD Negeri 4 Ambon, Wem Maoke, mengungkapkan, selama ini, banyak bermunculan situs-situs negatif pada laman belajar Daring siswa. Jika hal ini tidak diperhatikan, maka dapat memberikan pengaruh negatif bagi siswa.

Sebagai langkah pencegahan, katanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon perlu melakukan kontrol lewat upaya kerja sama dengan pihak-pihak terkait, guna dapat menghilangkan berbagai situs negatif yang sering muncul di laman belajar Daring.

“Pehatian dari pemerintah itu sangat penting. Misalnya kerjasama dengan telkom atau telkomsel atau pihak lainnya, untuk memastikan berbagai aplikasi belajar yang digunakan oleh siswa itu bebas dari iklan-iklan yang berbau pornografi. Kalau tidak, maka tanpa kita sadari, kita sedang memanjakan anak-anak kita terbentuk dengan karakter yang tidak baik. Ini yang sangat dimintakan untuk diperhatikan oleh Pemkot Ambon saat ini,” ungkap Maoke, Rabu (26/8).

Memang saat ini, katanya, pihaknya terus mengingatkan orangtua untuk maksimal mendampingi anak selama belajar Daring. Yakni, mereka harus dapat memastikan kalau anak-anak menggunakan Hp android untuk kepentingan belajar, bukan yang lainnya.

“Sebab peran yang sangat penting adalah pendampingan orangtua terhadap anak dalam penggunaan Hp dalam proses PJJ, agar anak dapat terhindar dari konten negatif atau pornografi. Sehingga kita terus mengingatkan orangtua untuk pastikan anak di rumah itu belajar, bukan main games atau nonton situs lain yang tidak menguntungkan. Ini penting untuk kita perhatikan, guna mengantisipasi para siswa kita tidak terpapar hal negatif. Apalagi jika PJJ ini terus diperpanjang pelaksanaannya. Hal ini juga menyadarkan kita sebagai guru maupun orangtua, untuk memberikan pendidikan bahaya pornografi kepada anak, agar dapat mencegah mereka terjerumus bahaya pornografi,” tandas Maoke. (LAM)

 

Comment