by

SKKM Diproses di Balai Kota

Ambon, BKA- Surat Keterangan Keluar Masuk (SKKM) yang diperlukan oleh masyarakat, baik yang ingin keluar dari Kota Ambon maupun yang ingin masuk ke Ambon dapat diproses di kantor Balai Kota Ambon.

Sekretaris Kota Ambon, A G Latuheru menjelaskan, untuk pemberlakukan PSBB di Kota Ambon, telah disiapkan posko utama yang nantinya melayani pengurusan SKKM dan berlokasi di ULA, Balai Kota. Untuk SKKM sendiri, masyarakat dapat melihat apa saja yang perlu dibawa secara online.

“Surat keterangan keluar masuk itu disini. Jadi kalau ada masyarakat yang mau keluar kota misalnya minta izin disini, termasuk juga yang masuk dan diproses secara online,” terang Latuheru, kepada wartawan di ULA Balai Kota, Rabu (24/6).

Dikatakan, pengurusan SKKM yang dilakukan akan cepat karena tidak perlu lagi bubuhi tandatangan. Dimana untuk surat tersebut digunakan tandatangan online.

“Yang online itu SKKM. Jadi orang mau buka, bisa baca disitu persyaratan apa yang harus dia bawa diproses secara online. Kita tidak perlu bubuhkan tanda tangan lagi karena sudah tanda tangan online,” sebutnya.

Dengan begitu, masyarakat yang ingin keluar kota maupun masuk kota Ambon dapat mengakses atau datang ke Balai Kota untuk memprosesnya.

Mengingat, dengan pemberlakuan PSBB di Kota Ambon, seluruh sektor diperketat termasuk keluar masuk kota Ambon dengan surat yang jelas.

Untuk posko utama tersebut, tambah Latuheru, juga melayani pengaduan masyarakat selama pelaksanaan PSBB di Kota Ambon. Masyarakat yang merasa ada keluhan, dapat mengadukannya ke posko yang ada untuk nantinya ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang ada.

“Disini kita tampung juga termasuk pengaduan masyarakat. Jadi buka untuk keluhan masyarakat terkait dengan PSBB,” imbuh dia.

Dan posko utama yang ada itu, juga akan digunakan sebaga tempat koordinasi untuk melayani setiap laporan yang masuk, baik dari posko lain atau laporan lainnya. “Misalnya dalam rangka pengawasan lalu ada hal yang perlu mendapatkan tenaga bantuan misalnya, atau hal-hal yang butuh informasi itu disini yang punya tugas,” cetusnya.

Menurutnya, tugas dari posko utama juga merupakan implementasi dari Perwali nomor 18 tahun 2020. Serta disiapkan juga jawaban dari pertanyaan masyarakat terkait dengan pasal-pasal yang ada dalam Perwali dimaksud.

“Jadi posko yang kita bentuk ini posko utama PSBB. Jadi terkait dengan pelaksanaan implementasi sendiri dari Perwali nomor 18 itu disini poskonya. Termasuk sekertariat, dimana kalau ada yang kurang memahami tentang makna dari pasal-pasal pada Perwali, ditanyakan disini,” imbaunya. (DHT)

Comment