by

SMA Kristen Passo Terapkan Kunjungan Belajar Rumah

Ambon, BKA- Banyak siswa SMA Kristen Passo yang tidak memiliki smartphone, sehingga tidak semua siswa dapat mengikuti proses belajar mengajar secara Daring.

Agar siswa yang tidak memiliki smartphone dapat mengikuti proses belajar mengahar di masa pandemi Covid-19, maka SMA tersebut terpaksa mengambil kebijakan kunjungan belajar rumah.

Kepala SMA Kristen Passo, Adriana Tatipata, mengatakan kunjungan belajar rumah yang diterapkan tersebut merupakan satu-satunya pola belajar yang dinilai dapat memudahkan anak-anak didiknya dalam belajar selama masa pandemi.

Untuk itu, katanya, meskipun Kota Ambon masih berstatus zona merah, pihaknya terpaksa menerapkan pola belajar tersebut, guna menjamin anaknya didiknya dapat terus belajar.

“Sudah satu bulan ini, kami para guru melakukan pembelajaran dengan mengunjungi rumah siswa yang tidak memiliki Hp android. Ini kita lakukan sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat ole para guru. Jadi, biasanya itu satu rumah terkadang kita gabung 1 atau 2 orang siswa yang berdekatan rumah. Yang kita lakukan ini, sudah melalui persetujuan dengan orangtua,” ungkap Tatipata, Senin (7/9).

Proses kunjungan belajar rumah yang dilakukan, katany, dilakukan pukul 08.00 WIT hingga 12.00 WIT. Pada proses itu, siswa diwajibkan memakai pakaian seragam, serta mematuhi protokol kesehatan.

“Saat guru datang ke rumah, siswa harus memakai pakian seragam, karena proses belajar menggunakan alat-alat peraga. Dari awal hingga selesai kunjungan belajar rumah, kita tetap mengikuti protokoler kesehatan, yakni, cuci tangan, jaga jarak, pakai masker,” terangnya.

Memang ada berbagai kendala yang dihadapi pada pola belajar itu, namun semuanya bisa diatasi. “Jadi yang menjadi kendala, masih ada saja siswa yang tidak melakukan tugas-tugasnya. Ada juga orangtua yang tidak mengontrol anak-anak mereka dengan baik di tengah pandemi ini. Belum lagi, situasi saat ini hujan, sehingga juga membuat aktivitas menjadi terhambat. Tapi kami sebagai guru, tetap menjalankan tugas kami dengan baik. Karena itu, saya sangat mengapresiasi teman-teman guru, karena dengan kondisi saat ini, mereka terus semangat menjalankan tugas mereka,” pungkasnya.(LAM)

Comment