by

Stok Sembako di MBD Masih Aman

Ambon, BKA- Stok sembilan bahan pokok (Sembako) di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) sampai sejauh ini masih aman, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dimasa pandemik Covid-19.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten MBD, Jack Untajana, mengatakan, sampai saat ini, tidak ada laporan masyarakat maupun camat, soal stok sembako.

“Jadi di MBD, stok sembako itu tidak ada persoalan. Karena tidak satu pun laporan atau keluhan dari masyarakat maupun camat setempat. Kalau memang ada masalah atau keluhan, pasti sudah disampaikan. Karena itu, tidak ada masalah,” kata Untajana, Jumat (3/7).

Menurut dia, dalam sebulan, sekitar dua atau tiga kali, Kabupaten MBD mendapat suplai sembako melalui sejumlah kapal barang. “Kapal-kapal barang, seperti Sumber Mas dan lain-lain itu, selalu masuk di MBD. Dalam 1 bulan itu, sekitar 2 sampai 3 kali,” terangnya.

Bahkan pada masa pandemik Covid-19 ini, semua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten MBD, rutin membangun komunikasi. Baik secara tatap muka langsung maupun secara online, untuk membahas upaya-upaya pencegahan dan penanganan virus. Termasuk didalamnya, selalu membicarkan terkait stok sembako di kabupaten itu.

Dalam setiap pembahasan, katanya, tidak ada satu pun bahasan terkait adanya kesulitan sembako di kecamatan maupun desa. Sehingga, stok sembako di kabupaten bertajuk “Kalwedo” sangat dipastiikan aman dan terkendali.

“Itu yang saya sampaikan kepada pihak Dinas Provinsi. Karena kemarin itu, Pak Kadis telepon dan menayakan terkait stok sembako di MBD. Dan sudah saya sampaikan, tidak ada persoalan. Kita para pimpinan selalu rapat, dan tidak ada pembahasan terkait hal ini. Kalau ada masalah, tidak mungkin kita duduk diam saja. Tanggal 5 besok ini, tol laut akan masuk. Mulai dari Kisar, Moa, Wetar, Tepa dan Romang. Jadi tidak ada persoalan, karena kapal-kapal selalu masuk di MBD. Kalau kapal penumpang, itu yang memang kita terkendala, karena memang ditutup. Tapi kalau sembako, aman,” sebutnya.

Hal yang sama juga disampaikan Camat Dawelor-Dawera, Buce Maromon, bahwa persediaan sembako sampai dengan hari ini, masih aman.

Khusus di daerah yang dipimpinnya itu, bahkan dipastikan akan menjamin kebutuhan selama masa pendemik ini. Pasalnya, akses kapal angkutan sembako selalu rutin dari Surabaya-MBD.

“Karena memang kepala-kepala desa adakan pengadaan sembako lewat pengusaha yang di Surabaya. Sehingga kapal antar barang, seperti Liberty, Mitra Papua dan Sumber Mas, biasanya langsung di setiap desa. Jadi untuk saat ini, persediaan sembako di Kecamatan Dewelor-Dawera itu masih aman,” tuturnya.

Lanjutnya, soal pangan lokal, itu memang sempat gagal. Dan itu sudah dilaporkan kepada Bupati dan dinas terkait. “Tapi dengan adanya hujan yang terus menerus ini, dipastikan hasil panen bisa baik akhir tahun ini,” tutup Maromon. (LAM)

Comment