by

SUPM Berlakukan Zonasi Pembelajaran

Ambon, BKA- Memasuki tahun ajaran 2020/202, Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Waiheru Ambon serta Politeknik Kelautan dan Perikanan Maluku berlakukan sisitem zonasi pembelajaran, agar dapat melaksanakan pembelajaran maupun perkuliahan di masa pandemi Covid-19.

Kepala SUPM Ambon, Jais Ely, mengungkapkan, sistem zonasi pembelajaran itu dibuat agar dapat menjangkau semua peserta didik secara langsung disejumlah wilayah, untuk melakukan proses pembelajaran maupun perkuliahan.

Selain itu, sistem zonasi juga dibuat agar guru maupun dosen dapat bertemu langsung dengan orangtua peserta didik, guna memberikan pemahaman mengenai sistem perkuliahan selama masa pandemi Covid-19.

Sistem zonasi yang dibuat terbagi menjadi 13 zona, yang mencakup wilayah Maluku maupun luar Maluku. Misalnya, zona Leihitu 1, Leihitu 2, Salahutu, Kota Ambon, Seram Bagian Barat 1 dan Maluku Tengah, Seram Bagian Barat 2, Seram Bagian Timur, Buru 1, Buru 2, Maluku Barat Daya, Ternate, Sanana dan luar Maluku.

Untuk setiap zona, katanya, akan dikoordinir oleh seorang penanggungjawab yang dibantu oleh beberapa dosen dan guru pada SUPM Waiheru Ambon dan Politeknik KP Maluku.

“Jadi, pada 3 Agustus kemarin, saya sebagai kepala SUPM Waiheru Ambon sekaligus Wakil Koordinator Politeknik KP Maluku telah memberangkatkan masing-masing koordinator zona dan satu anggotanya, untuk melakukan Ujian Akhir Semester (UAS) Genap Tahun Ajaran 2019/2020 Politeknik KP Maluku, sekaligus pembagian modul pembelajaran Semester 5 kepada para siswa SUPM Waiheru Ambon. Sehingga kegiatan UAS, sudah dilaksanakan pada 4 Agustus kemarin secara serentak. Kemudian dilakukan pembagian modul pembelajaran kepada siswa yang didampingi oleh orangtuanya di rumah,” ujar Ely, Rabu (5/8).

Walau baru berjalan beberapa waktu, namun sistem zonasi yang dibuat itu berjalan dengan baik. Hal itu tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah setempat.

Untuk itu, dia berharap, sistem yang sudah dilakukan itu dapat meberikan manfaat kepada anak-anak didik. “Semua itu bisa berjalan dengan sukses, karena direspon positif oleh semua kalangan. Dan itu terbukti. Karena itu, kegiatan UAS dibuka oleh Pemda Kabupaten Kepuluan Sula, Pemerintah Desa, para Kepsek, serta masyarakat yang secara sukarela elah menerima dan memfasilitasi rumahnya sebagai lokasi kegiatan UAS Taruna/I Politeknik KP Maluku. Semoga semangat membangun mutu pendidikan ditengah Covid-19 ini, akan menjadi kekuatan bagi anak-anak kita tetap belajar,” pungkas Ely. (LAM)

Comment