by

Swab Test Bukti Komitmen Pemkot

Ambon, BKA- Pengambilan swab test terhadap 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Ambon, merupakan bukti komitmen pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19. Serta untuk memastikan pelayanan publik tetap aman di tengah pandemi.

“Kenapa sampai saya minta untuk OPD-OPD yang terlibat dalam pelayanan publik itu di swab, supaya kita pertama bisa menjadi contoh buat masyarakat. Agar masyarakat datang tidak ragu-ragu,” ungkap Walikota Ambon, Ricard Louhanapessy, Sabtu (29/8).

Ketua DPD II Golkar Kota Ambon ini menegaskan, dari 10 OPD yang mengikuti pengambilan swab test merupakan OPD yang melakukan pelayanan publik, sehingga diwajibkan mengikuti test swab. Guna memastikan apakah sudah terpapar Covid-19 atau tidak.

“Sampai hari ini, ada 81 yang diketahui telah terkonfirmasi positif, diantaranya ada dua pejabat pemerintah kota. Saya tau pasti ada kurang lebih 200 hasilnya yang belum dikeluarkan. Itu pasti juga ada tambah terkonfirmasi,” terangnya.

Ia menjelaskan, hasil swab pegawai yang telah dinyatakan positif Covid-19, merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang sabang hari berkontak dengan masyarakat ketika melakukan pelayanan.

“Semua yang swab itu, tanpa gejala. Yang tiap hari itu bertugas untuk melayani masyarakat, semua beraktivitas seperti biasa. Nah itu, yang bahaya untuk kita,” tukasnya.

Lebih lanjut kata dia, memang Pemkot Ambon sudah menerapkan pola Work From Home (WFH) atau bekerja dari Rumah. Tetapi, ada pegawai yang memang merasah jenuh, sehingga harus bekerja ke kantor.

“Misalnya di Pemerintahan Kota yang berkantor cuman pejabat eselon II dan eselon tiga terkait. Tapi eselon II dan staf pelaksana semua itu, di Rumah saja. Nanti kalau diperlukan baru datang,” jelas dia.

Sementara di kantor lain, lanjut Louhenapessy, juga melakukan hal serupa. Yakni sebagian pegawai masuk dan sebagian pegawai mengikuti pola WFH. Dan hal ini juga bagian dari memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Di TNI misalnya itu 50 persen. Hari ini 50 persen masuk, besok 50 persen. Diharapkan juga mereka untuk di rumah terus untuk itu,” harapnya. (BKA-1)

Comment