by

Tagihan Listrik Membengkak, PLN Akan Dipanggil

Ambon, BKA- Komisi II DPRD Kota Ambon segera memanggil PLN Area Ambon terkait kenaikan biaya tagihan listrik yang dikeluhkan masyarakat Kota Ambon. Pasalnya, kenaikan biaya tersebut diperkirakan mencapai 100 persen terkhusus bagi pelanggan non subsidi di tengah pandemi Covid-19.

Agenda pemanggilan ini berdasarkan banyaknya surat masuk yang diterima Komisi II dari masyarakat. Padahal pihak PLN sebelumnya sudah memastikan, tidak ada kenaikan biaya listrik terhadap pelanggan selama masa pandemi Covid-19.

“Banyak pengaduan yang masuk ke DPRD, baik itu lewat surat atau tlp. Rata-rata mengeluh soal kenaikan biaya tagihan listrik. Bahkan ada yang mengaku naiknya 100 persen. Maka itu kita perlu memanggil PLN untuk menjelaskan soal kenaikan ini,” ungkap Jafri, saat dihubungi koran ini, Selasa (16/6).

Politisi PDIP ini mengaku, dari penyampaian PLN lewat media massa bahwa tidak ada kenaikan biaya tagihan listrik selama pandemi Covid-19. Padahal, banyak pelanggan yang mengeluh soal kenaikan biaya listrik.

“Kita akan panggil manajer PLN Area Ambon untuk membahas terkait keluhan masyarakat soal kenaikan tagihan listrik. Karena banyak yang dirugikan akibat Covid-19 ini. Besok (hari ini) kita internal baru lusa (besok) kita panggil PLN,” tegas Jafri.

Tempat terpisah, salah satu warga Gadihu, Kecamatan Sirimau, Iswan Tatisina mengaku, cukup kaget dengan kenaikan tariff listrik yang dibayarkan. Yakni selaku pelanggan non subsidi, biaya listrik yang sering dibayar hanya sekitar Rp 90 ribu lebih justru naik lebih dari 100 persen sebesar Rp 200 ribu lebih.

Padahal menurut dia, pemakaian listrik sama dengan bulan-bulan sebelumnya. Sehingga dirinya mempertanyakan soal membengkaknya tagihan listrik untuk bulan Juni 2020 di masa pandemi Covid-19.

“Yang jadi pertanyaan, pemakaian Kwh sama dengan bulan sebelumnya. Tapi pembayaran pada bulan Juni 2020 naik 100 persen lebih. Sementara PLN sampaikan tidak ada kenaikan biaya tagihan listrik selama Corona.

Coba buktikan, tidak ada kenaikan listrik untuk pelanggan non subsidi selama pandemi Corona itu dimana ?,” tanya Iswan. (UPE)

Comment