by

Takut Corona, Orangtua Tidak Izinkan Anak Sekolah

Ambon, BKA- Akibat penyebaran virus corona yang tak kunjung selesai, membuat para orangtua takut menyekolahkan anak-anak di tahun ajaran baru 2020/2021 ini. Hal ini diungkapkan Kepala SD Negeri 14 Ambon, T. Tiwery, Kamis (16/7).

Memang akuinya, wabah Covid-19 sangat berpengaruh terhadap penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Bukan hanya terkait proses belajar mengajar, namun juga berpengaruh terhadap proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini.

Jumlah siswa baru pada proses PPDB tahun ini menurun, bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. “Jadi memang dapat dikatakan, corona sangat mempengaruhi jumlah siswa, karena ada orangtua yang tidak mengizinkan anaknya untuk bersekolah. Padahal sudah melakukan pendaftaran,” ungkap Tiwery.

Menurutnya, ditengah pandemi Covid-19 ini, orangtua memiliki banyak pertimbangan. Salah satunya, karena virus ini masih terus berkembang.
“Alasan yang kita dapat itu, karena masih ada virus, jadi orang tua takut. Berdasarkan informasi, orangtua justru menungggu pandemi selesai, baru anaknya sekolah. Menurut kita, itu keliru. Tapi itu haknya orangtua, sehingga kita juga tidak memaksa,” bebernya.

Kendati demikian, dirinya tetap bersyukur karena jumlah siswa yang mendaftar di sekolah yang dipimpinnya itu, sudah sesuai dengan aturan jumlah siswa dalam satu Rombongan Belajar (Rombel).

“Intinya, kita bersyukur saja. Jumlah siswa yang baru masuk ini sesuai dengan jumlah Rombel, yakni minimal 20 siswa. Kurang lebihnya, kami tetap bersyukur saja dengan keadaan seperti ini,” kata Tiwery.

Soal pola belajar, lanjutnya, akan disesuaikan dengan perkembangan saat ini. Dimana, proses belajar dilakukan secara Daring atau Luring.

“Ada website sekolah yang akan digunakan. Jadi sudah diatur, sehingga nanti ada nomor-nomor kontak HP orangtua juga. Pokoknya, untuk saat ini, kita hanya bisa berdoa. Saling menopang dalam doa. Semoga pandemi ini segera selesai dan kita dapat melaksanakan aktivitas seperti biasanya. Itu yang menjadi kekuatan kita saat ini,” tandas Tiwery. (LAM)

Comment